• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Maret 11, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Berkah Banjir Bawa Butiran Emas di Irigasi Batang Gadis

by Redaksi
Selasa, 6 Januari 2026
0 0
0
Berkah Banjir Bawa Butiran Emas di Irigasi Batang Gadis
ADVERTISEMENT

Hutabargot, StartNews – Biasanya, banjir meninggalkan duka dan sisa lumpur yang merepotkan. Namun, bagi warga di Desa Sayur Maincat, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), banjir dua pekan lalu justru membawa hadiah yang tak terduga. Di dasar saluran irigasi Batang Gadis yang keruh, terselip butiran-butiran batu mengandung emas yang kini menjadi tumpuan hidup baru bagi ratusan orang.

Selasa siang (6/1/2026), pemandangan di sepanjang satu kilometer saluran irigasi tersebut berubah drastis. Tak ada lagi ketenangan air mengalir untuk sawah. Yang ada keriuhan ratusan warga yang berbaur di dalam kubangan lumpur berwarna cokelat pekat.

Fenomena ini bermula saat material pasir dan bebatuan terbawa arus banjir besar dan mengendap menutupi saluran irigasi. Siapa sangka, di balik material yang dianggap mengganggu itu, tersimpan kandungan logam mulia. Kabar ini pun menyebar cepat bak api di pematang kering, memancing warga dari berbagai pelosok Madina untuk datang mengadu nasib.

Pantauan di lapangan menunjukkan pemandangan yang menyentuh sekaligus memperlihatkan kegigihan. Laki-laki dewasa, ibu-ibu dengan penutup kepala kain, bahkan anak-anak sekolah, tampak sibuk dengan alat sederhana. Bermodalkan saringan kawat dan karung goni, mereka memilah setiap inci material, berharap menemukan kerikil yang mengandung urat emas.

Di antara kerumunan itu, tampak Aini Lubis, seorang warga asal Gunungtua. Tangannya masih canggung memainkan saringan di atas permukaan air yang setinggi lutut. Bagi Aini, hari ini menjadi debutnya sebagai pemburu emas dadakan.

“Saya baru pertama kali ikut. Sebenarnya tidak tahu banyak soal batu emas, tapi karena diajak teman, saya beranikan diri,” ungkap Aini sambil menyeka keringat di dahinya.

Keputusannya meninggalkan rutinitas di rumah bukan tanpa alasan. Bayangan pendapatan ratusan ribu rupiah di depan mata menjadi magnet yang sulit ditolak.

“Teman-teman yang sudah lebih dulu ikut sering dapat hasil. Katanya bisa sampai Rp300 ribu hingga Rp400 ribu sehari kalau beruntung. Siapa yang tidak tergiur dengan hasil sebesar itu hanya dengan bermodalkan saringan dan karung,” tambahnya dengan nada penuh harap.

Meski mengaku belum paham betul mana batu yang berisi dan mana yang sekadar kerikil biasa sebelum dibawa ke mesin penggilingan (galundung), Aini tetap semangat mengikuti ritme warga lainnya.

Sudah dua pekan terakhir, saluran irigasi Batang Gadis sepanjang satu kilometer ini beralih fungsi menjadi tambang rakyat sementara. Area ini tak pernah sepi. Sejak matahari terbit hingga menjelang magrib, masyarakat terus berdatangan.

Banjir yang semula dianggap musibah bagi infrastruktur irigasi, kini justru menjadi “berkah banjir” yang mendongkrak ekonomi warga di awal tahun 2026 ini. Bagi mereka, setiap ayunan saringan adalah doa. Setiap batu yang masuk ke karung adalah harapan untuk dapur yang terus mengepul.

Di Desa Sayur Maincat, emas bukan sekadar perhiasan di etalase toko, melainkan jejak-jejak keberuntungan yang ditinggalkan banjir di dasar bumi Gordang Sambilan.

Reporter: Agus Hasibuan

 

Tags: BanjirBatang GadisButiranEmasirigasi
ShareTweet
Next Post
Kursi DPRD Tapsel Dapil 5 Dibiarkan Kosong, Warga Pertanyakan Keseriusan Negara

Kursi DPRD Tapsel Dapil 5 Dibiarkan Kosong, Warga Pertanyakan Keseriusan Negara

Discussion about this post

Recommended

Edy Rahmayadi Minta Bank Sumut Belajar Kesuksesan Bank Jawa Barat

Edy Rahmayadi Minta Bank Sumut Belajar Kesuksesan Bank Jawa Barat

3 tahun ago
Golkar Madina Terus Bergerak Melawan Corona dengan Menyerahkan Bantuan APD dan Sembako

Golkar Madina Terus Bergerak Melawan Corona dengan Menyerahkan Bantuan APD dan Sembako

6 tahun ago

Popular News

  • HUT Ke-27 Madina, Bupati Soroti 1.200 Km Jalan Rusak dan Isu Mundurnya 6 Kepala OPD

    HUT Ke-27 Madina, Bupati Soroti 1.200 Km Jalan Rusak dan Isu Mundurnya 6 Kepala OPD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel-Madina Beromzet Rp1,5 Miliar per Hari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Besok Kabupaten Madina Berusia 27 Tahun, Ini Agenda Peringatannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Desa Sibiobio Laporkan Pembalakan Liar Hutan Kotanopan ke Polres Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejari Madina Tetapkan Direktur PT ISN Jadi Tersangka Kasus Korupsi Smart Village

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025