• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Februari 13, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

BKSDA Sumut Dinilai Tak Mampu Atasi Konflik Harimau dan Warga di Kotanopan

by Redaksi
Jumat, 27 September 2024
0 0
0
BKSDA Sumut Dinilai Tak Mampu Atasi Konflik Harimau dan Warga di Kotanopan
ADVERTISEMENT

Kotanopan, StartNews Sudah lebih 3 tahun konflik harimau dengan warga di Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), berlangsung. Namun, BKSDA Sumatera Utara (Sumut) sebagai lembaga yang berwewenang belum mampu mengatasi masalah ini.

Akibat konflik dengan hewan buas yang berkepanjangan ini membuat warga tidak berani beraktivitas di kebun.

Dalam masalah ini, warga terkesan lebih sering disalahkan dari pada mencari solusinya. Ada ucapan yang sering didengar warga, munculnya harimau di pemukiman warga akibat terganggunya habitat mereka.

Realitasnya, sederetan kejadian harimau memangsa hewan ternak milik warga sering terjadi wilayah ini. Namun, pihak BKSDA hanya meninjau lokasi dan terkadang memasang perangkap yang biayanya tidak sedikit.

Namun, tidak ada tindakan nyata agar konflik hewan buas dengan warga ini tidak berlanjut.

Camat Kotanopan Agus Salim mengatakan selama tiga tahun terakhir konflik harimau dengan warga sudah hampir puluhan kali terjadi. Mulai dari berkeliarannya harimau di pemukiman warga sampai hewan yang dilindungi ini memangsa hewan ternak.

Bukan itu, di Desa Hutapungkut Julu dan Hutapungkut Tonga, SD di kedua desa itu sempat pindah tempat belajar ke gedung madrasah selama dua pekan karena harimau berada di hutan belakang sekolah. Artinya, konflik ini sudah merugikan warga.

“Jadi, kita berharap lembaga yang berwenang memberikan penjelasan tentang itu. Kalau memang penyebabnya rusak ekosistem, ya tunjukkan data dan lokasinya di mana tempat rusaknya hutan tersebut dan apa solusinya. Jangan-jangan jumlah harimau saat ini tidak sebanding lagi dengan luas lahan yang harus mereka huni” ujar Agus Salim.

Artinya, lembaga terkait harus berbuat. Jangan ketika harimau mati, warga selalu disalahkan dan dihadapkan kepada hukum. Padahal, sebelumnya tidak ada sosialisasi, tidak ada tindakan nyata terhadap konflik ini. Rakyat sudah susah, jangan lagi kita bebani dengan masalah masalah yang mereka tidak tahu, tambahnya.

Reporter: Lokot Lubis

 

Tags: BKSDAHarimauKotanopanWarga
ShareTweet
Next Post
Momen Keakraban SAHATA dan ON MA di Kediaman Saipullah Nasution

Momen Keakraban SAHATA dan ON MA di Kediaman Saipullah Nasution

Discussion about this post

Recommended

Kronologi Penemuan Jasad Nelayan Batu Mundom di Perairan Pulau Situngkus Sibolga

Kronologi Penemuan Jasad Nelayan Batu Mundom di Perairan Pulau Situngkus Sibolga

1 tahun ago
Kadis PMD Madina Larang Kades Terima BLT Dana Desa

Kadis PMD Madina Larang Kades Terima BLT Dana Desa

2 tahun ago

Popular News

  • DPC IMA STAIN Madina Demo DPRD Terkait Program MBG

    DPC IMA STAIN Madina Demo DPRD Terkait Program MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelajar Tewas Usai Tabrak Truk Parkir di Batang Ayumi Julu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pungli Jam Mengajar Guru Sertifikasi di SMPN 1 Sayur Matinggi Tapsel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Padangsidimpuan Ringkus Dua Pengedar Ganja yang Dipasok dari Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Madura, Guru SD Temukan Harta Karun Koin VOC Bernilai Miliaran Rupiah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025