• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Mei 9, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Anggota Komisi II DPR Desak Pemerintah Evaluasi Seleksi PPPK

by Redaksi
Jumat, 5 Mei 2023
0 0
0
Anggota Komisi II DPR  Desak Pemerintah Evaluasi Seleksi PPPK

Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus. (FOTO: Mentari/nr/dpr.go.id)

ADVERTISEMENT

Jakarta, StartNews Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus meminta pemerintah mengevaluasi proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Teknis tahun 2022 seiring banyaknya keluhan yang disampaikan oleh Forum PPPK Teknis.

“Banyak keluhan yang disampaikan oleh peserta ujian yang gagal dalam tes Seleksi Kompetensi PPPK Teknis 2022, karena passing grade (batas nilai minimal harus dipenuhi) yang tinggi. Sehingga, banyak sekali formasi yang terancam tidak terisi,” ujar Guspardi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/5/2023).

Hal itu terungkap saat menerima audiensi secara daring dengan Forum PPPK Teknis pada Sabtu (29/4/2023) yang diikuti lebih 250 tenaga PPPK teknis perwakilan dari masing-masing provinsi di seluruh Indonesia. Para peserta ujian PPPK Teknis 2022 mengeluhkan kondisi yang terjadi di lapangan. Secara persentase dan rata-rata peserta gagal memenuhi passing grade yang dipersyaratkan. Hanya sebagian kecil yang mampu memenuhinya.

Politisi Fraksi PAN ini melihat kondisi tersebut akan mengakibatkan gugur massal peserta PPPK Teknis 2022, karena terbentur oleh tingginya poinpassing gradeyang ditentukan dan tingkat kesulitan soal yang diujikan juga cukup rumit. Sebagai konsekuensinya, banyak formasi PPPK teknis yang belum terisi.

Hal itu tidak boleh terjadi, karena dikhawatirkan dapat mengganggu kinerja instansi yang bersangkutan. Guspardi pun meminta kepada peserta ujian PPPK teknis yang tergabung dalam Forum PPPK Teknis 2022 agar segera menyurati Menteri PAN-RB terkait fenomena banyaknya tenaga teknis yang tidak lolos ujian, karena terganjalpassing gradeyang tinggi.

Surat tersebut dapat ditembuskan kepada Komisi II DPR RI untuk bisa ditindaklanjuti ketika ada agenda rapat dengar pendapat dengan Kementerian PAN-RB. Dia menegaskan pemerintah memang perlu membuat terobosan mengatasi persoalan ini.

“Karena formasi tenaga teknis jangan sampai dibiarkan kosong. Jika itu terjadi, sudah pasti mengganggu kerja, jika tidak mengganggu, ya lebih baik ditiadakan saja. Logika sederhananya kan begitu,” terang Guspardi.

Menurut dia, kebutuhan PPPK teknis sebagai bagian dari aparatur sipil negara (ASN) dalam menunjang kinerja pemerintahan, baik di instansi pusat maupun daerah, penting untuk pembangunan nasional. Apalagi saat ini pemerintah sedang gencar-gencarnya melaksanakan program proyek strategis nasional di seluruh penjuru Tanah Air.

“Wilayah-wilayah di seluruh Indonesia di tingkat kabupaten/kota sangat perlu tambahan amunisi ASN untuk kelangsungan kinerja dan optimalisasi tugas pelayanan publik di instansi pusat dan daerah,” kata dia.

Untuk itu, pemerintah diharapkan dapat mengevaluasi dan membuat terobosan terkait masalah ini. Ia memberi contoh dengan memundurkan atau menyesuaikan pengumuman hasil pasca-sanggah olah nilai Seleksi Kompetensi PPPK Teknis 2022 yang akan dilaksanakan mulai tanggal 11 Mei 2023.

“Mungkin juga perlu alternatif lain, seperti menetapkan sistem ranking untuk peserta yang tidak luluspassing grade. Peserta yang telah lulus tetap menjadi prioritas untuk mengisi formasi yang ada,” imbuhnya.

Guspardi menambahkan penting juga bagi pemerintah untuk mengkaji dan mempertimbangkan petisi yang diajukan oleh Forum PPPK Teknis 2022 yang sudah ditandatangani lebih dari 15.000 orang peserta PPPK Teknis 2022 yang berasal dari Sabang sampai Merauke.

Reporter: Rls

Tags: EvaluasiGuspardi GausKomisi II DPRSeleksi PPPK
ShareTweet
Next Post
Keketuaan ASEAN Momentum Indonesia Perluas Penggunaan Mata Uang Lokal

Keketuaan ASEAN Momentum Indonesia Perluas Penggunaan Mata Uang Lokal

Discussion about this post

Recommended

Penuhi Janji, Pemkab Madina Fasilitasi Ibadah Umrah Empat Pemenang MTQ

Penuhi Janji, Pemkab Madina Fasilitasi Ibadah Umrah Empat Pemenang MTQ

2 tahun ago
Sri Mulyani Resmi Beri Pulsa Gratis ke PNS hingga Rp400 Ribu

Sri Mulyani Resmi Beri Pulsa Gratis ke PNS hingga Rp400 Ribu

6 tahun ago

Popular News

  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    Update Nama-nama Korban Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Salah Perencanaan Anggaran, Tukin dan Serdos STAIN Madina Terancam Tak Cair 9 Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sopir Asal Bekasi Meninggal Dunia di Loket Bus ALS Padangsidimpuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Identitas Sopir dan Kenek Bus ALS yang Kecelakaan Maut di Muratara Terungkap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025