Padangsidempuan, StartNews Wali Kota Padangsidempuan Irsan Efendi Nasution menyerahkan bantuan subsidi bahan bakar minyak (BBM) kepada para supir angkutan kota yang tergabung dalam Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Padangsidempuan di Pendopo Kantor Wali Kota, Selasa (20/12/2022).
Irsan menyatakan bantuan subsidi BBM merupakan Peratuan Menteri Keuangan Nomor 134/PMK/07/2022 tentang Alokasi Transfer ke Daerah untuk Penyaluran Bantuan Subsidi Akibat Kenaikan BBM, beberapa waktu lalu.
Hari ini kita menyerahkan bantuan sebanyak 75 liter per unit kepada 354 unit angkutan kota. Juga salah satu upaya menekan inflasi dampak kenaikan harga BBM. Kami harapkan bantuan ini dapat membantu perekonomian para supir angkot di tengah kenaikan harga BBM, katanya.
Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Padangsidempuan yang telah mengawal Dinas Perhubungan untuk penyaluran bantuan subsidi BBM transportasi darat. Irsan berharap hal sebagai momentum untuk tertib berlalu lintas agar pengendara lain aman dan penumpang nyaman naik angkot.
Kami harap jangan lagi ada angkot yang ugal-ugalan di jalan. Tertiblah berlalu lintas agar kota kita ini tidak semrawut salah satu faktornya adalah tertibnya angkutan kota. Kami juga menunggu komitmen kawan-kawan supir angkot agar menyelesaikan seluruh kewajiban untuk berlanjutnya pembangunan jalan yang makin banyak di Kota Padangsidempuan, paparnya.
Parlindungan Hutasuhut, perwakilan supir angkutan kota, menyampaikan terima kasih atas perhatian Wali Kota Irsan Efendi Nasution. Mewakili teman-teman supir angkot, kami ucapkan banyak terima kasih. Bantuan BBM sebanyak 75 liter ini sangat membantu pendapatan kami. Teman-teman juga sudah berkomitmen untuk segera menyelesaikan kewajiban pajak kendaraan dan izin trayek, ujarnya.
Kadis Perhubungan Alpian Pane melaporkan telah bermitra dengan 4 SPBU untuk melayani penerima bantuan subsidi BBM, yakni SPBU Sadabuan 69 unit, SPBU Pusat Kota 87 unit, SPBU Padang Matinggi 70 unit, SPBU Batunadua 128 unit.
Kami sudah bayarkan kepada 4 SPBU yang ditunjuk tersebut, kemudian supir angkot hanya perlu menunjukkan kupon dan KTP untuk dicatat pihak SPBU berapa liter minyak yang akan diisi, ungkap Alpian.
Reporter: Rls





Discussion about this post