Padangsidempuan, StartNews Para petani dan pemilik lahan antusias mendukung ‘Gerakan Tanam September yang dicanangkan Pemko Padangsidempuan untuk pemenuhuan suplai kebutuhan komoditas menghadapi Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.
Para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Koptan), Kelompok Wanita Tani (KWT), dan perorangan di enam kecamatan se-Kota Padangsidempuan kompak menanam bawang merah, cabai merah, dan tomat.
Di Lingkungan V Gondang, Kelurahan Lembah Lubuk Manik, Kecamatan Padangsidempuan Hutaimbaru pada Rabu (21/9/2022) misalnya, Wali Kota Irsan Efendi Nasution dan masyarakat menanam bawang merah di lahan seluas 4.000 meter persegi (0,4 hektare) dan 3.000 meter persegi (0,3 hektare).
Pada hari yang sama di kecamatan yang sama juga, Irsan bersama masyarakat Desa Huta Padang menanam bawang merah di lahan seluas 0,3 hektare. Meski turun hujan, mereka tetap semangat menanam komoditas holtikultura itu.
Secara terpisah dan pada waktu yang sama, Wakil Wali Kota Padangsidempuan Arwin Siregar dan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Bargot Topong, Kecamatan Padangsidempuan Batunadua, melakukan penanaman tomat.
Irsan Efendi Nasution dan Arwin Siregar mengapresiasi antusiasnya dukungan masyarakat menyukseskan percepatan Gerakan Tanam September ini. Dia mengatakan Gerakan Tanam September bertujuan memastikan ketersediaan suplai komoditas dalam menghadapi Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 di Kota Padangsidempuan.
Berdasarkan hitungan siklus tanaman, 70 sampai 75 hari kedepan kita sudah panen. Insha Allah suplai ketersediaan bawang merah, cabai merah, tomat, dan komoditas lainnya tidak akan ada masalah pada Natal dan Tahun Baru nanti, jelasnya.
Pertanaman, kata Irsan, jangan sampai disini saja dan harus ada keberlanjutannya. Sehingga, hasil produksi lokal bisa memenuhi suplai komoditas yang memengaruhi inflasi, apalagi di tengah kondisi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Irsan juga meginstruksikan Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, para camat, lurah, dan kepala desa agar bergerak dan bersinergi menyukseskan pertanaman ini.
Saya minta semua bergerak. Jangan ada yang diam. Beri pemahaman ke masyarakat kita, dorong mereka untuk ikut aktif bertanam. Manfaatkan semua lahan yang ada, termasuk lahan pekarangan rumah, tegas Irsan.
Bagi masyarakat atau kelompok tani yang mengalami masalah tenaga pada saat menggarap tanah, Irsan persilakan untuk mengajukan permohonan pinjam alat mesin pertanian (alsintan) ke Dinas Pertanian.
Kita punya alsintan, silakan pakai. Ajukan permohonan ke Dinas Pertanian melalui pendampingan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL). Setidaknya kita bisa menerapkan sistem pertanian setengah mekanisasi, ujarnya.
Irsan kembali mengingatkan bahwa pertanaman ini harus berkelanjutan. Minimal produksi komoditas lokal mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar. Tidak harus ke pasar lagi untuk membeli sayur dan tomat, tetapi cukup dari hasil pertanian sendiri, katanya.
Tanam bawang merah di Kelurahan Lembah Lubuk Manik dan Desa Huta Padang dihadiri Kabid Penyuluh Dinas Pertanian Ali Amran Jambak, Kadis Ketahanan Pangan Chairun Nisa Daulay, Camat Sidempuan Hutaimbaru Cecep Rahmat, Forkopimcam, dan lainnya.
Reporter: Rls





Discussion about this post