• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Maret 13, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Bersama Presiden Jokowi, Ketua PKK Madina Hadiri Puncak Peringatan Harganas di Medan

by Redaksi
Kamis, 7 Juli 2022
0 0
0
Bersama Presiden Jokowi, Ketua PKK Madina Hadiri Puncak Peringatan Harganas di Medan

FOTO: DISKOMINFO MADINA.

ADVERTISEMENT

Medan, StartNews Menghadiri acara bertaraf nasional bersama Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) merupakan satu kebanggaan bagi warga negara Indonesia. Begitu pula yang dirasakan Ketua TP PKK Mandailing Natal (Madina) Ny. Eli Mahrani HM Jafar Sukhairi Nasution.

Eli Mahrani bersama beberapa pejabat Pemkab Madina menghadiri puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 di Lapangan Merdeka, Medan,Kamis (7/72022).

Usai menyimak pidato yang disampaikan Presiden Jokowi pada peringatan Harganas itu, Eli Mahrani menyatakan momentum Harganas harus digunakan sebagai ajang sosialisasi dan optimalisasi fungsi keluarga di Indonesia, khususnya di Kabupaten Madina.

Eli berharap peringata Harganas ke-29 dapat meningkatkan kesehatan dan pembangunan kependudukan.

“Harganas merupakan perwujudan pentingnya arti keluarga terhadap upaya memperkuat ketahanan nasional. Sebagai institusi terkecil dalam masyarakat, keluarga menjadi pondasi penting dalam membangun karakter bangsa,” katanya.

Sementara Presiden Jokowi dalam pidatonya mengatakan keluarga adalah pilar kesejahteraan bangsa. “Saya percaya bahwa keluarga adalah pilar kesejahteraan bangsa. Keluarga merupakan ekosistem pertama dan utama dalam mengasuh, mendidik, dan membentuk manusia yang sehat, manusia yang bergizi, manusia yang berkualitas,” kata Presiden.

Untuk itu, Presiden mengajak seluruh pihak bersama-sama menurunkan angka stunting di Indonesia. “Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-29 ini, saya mengajak kepada seluruh kekuatan bangsa untuk bergerak bersama-sama, bekerja bersama-sama, bersinergi bersama-sama untuk menurunkan stanting dan seluruh akar masalahnya. Dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia generasi penerus kita yang berkualitas betul-betul harus kita siapkan,” ujarnya.

Menurut Kepala Negara, anak-anak adalah penentu wajah bangsa Indonesia pada masa depan. Untuk itu, anak-anak harus sehat dan jauh dari stunting. “Karena anak-anak kita di hari ini, ini adalah penentuan wajah masa depan Indonesia. Kalau anak-anak kita pintar, pintar-pintar, cerdas kita bersaing dengan negara lain itu mudah,” lanjutnya.

“Tapi kalau anak kita stunting, gizinya enggak baik, nutrisinya nggak tercukupi. Sudah, nanti ke depan bersaing dengan negara-negara akan sangat kesulitan kita. Ini yang selalu saya ingatkan. Oleh sebab itu yang namanya stunting harus betul-betul kita kerja keras menurunkan persentasenya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden menargetkan angka stunting pada tahun 2024 mendatang turun menjadi 14 persen. “Saya masuk di 2014 angka stanting 37 pesen. Hari ini di 2021 angka terakhir di 24,4 persen. Penurunannya sangat drastis sekali. Tapi target kita di 2024 harus mencapai 14 persen,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengatakan, Harganas merupakan momentum refleksi dan apresiasi Negara terhadap peran penting keluarga dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas.

Peringatan Harganas tahun ini mengusung tema: Ayo Cegah Stunting Agar Keluarga Bebas Stunting.

“Tema ini terkait dengan tugas baru yang diberikan Bapak Presiden kepada BKKBN sebagai koordinator penanganan stunting sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021, dengan target angka stunting di tahun 2024 sebesar 14 persen,” beber Hasto.

Untuk mencapai target tersebut, lanjut Hasto, diperlukan upaya serius dan kerja keras dari seluruh pihak. Salah satunya melalui kolaborasi lintas sektor dan juga melalui pendekatan dari hulu sampai hilir.

“Melalui pendekatan faktor-faktor yang secara tidak langsung seperti sanitasi, lingkungan bersih, dan juga faktor-faktor yang langsung. Seperti nutrisi, kesehatan dan juga imunisasi dan program-program kesehatan yang lainnya,” pungkasnya.

Reporter: IRP

Tags: Eli MahraniHarganasKetua PKK MadinaMedanPresiden JokowiPuncak Peringatan
ShareTweet
Next Post
Kunjungi Mess Pemkab Madina, Eli Mahrani: Alhamdulillah Sudah Ada Perubahan

Kunjungi Mess Pemkab Madina, Eli Mahrani: Alhamdulillah Sudah Ada Perubahan

Discussion about this post

Recommended

Ungkap Kasus Mafia Beras, Kapolda Banten Terima Penghargaan dari Bulog

Ungkap Kasus Mafia Beras, Kapolda Banten Terima Penghargaan dari Bulog

2 tahun ago
Tak Bisa Akses Whatsapp, Begini Cara Mengatasinya

Tak Bisa Akses Whatsapp, Begini Cara Mengatasinya

3 tahun ago

Popular News

  • HUT Ke-27 Madina, Bupati Soroti 1.200 Km Jalan Rusak dan Isu Mundurnya 6 Kepala OPD

    HUT Ke-27 Madina, Bupati Soroti 1.200 Km Jalan Rusak dan Isu Mundurnya 6 Kepala OPD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sahnan Pasaribu Didepak, Bupati Madina Lantik Afrizal Jadi Sekda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MARPOKAT Desak Pemkab Madina Legalkan Tambang Rakyat Demi Kepastian Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Besok Kabupaten Madina Berusia 27 Tahun, Ini Agenda Peringatannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof. Sumper Mulia Harahap Dilantik sebagai Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025