• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Agustus 7, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Ada Warga Binaan Dikerangkeng di Belakang Rumah Bupati Langkat

by Redaksi
Selasa, 25 Januari 2022
0 0
0
Lima Hari Operasi Kancil Toba 2021, 41 Bandit Ditangkap di Sumut

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi. (FOTO: HUMAS POLDA SUMUT)

ADVERTISEMENT

Langkat, StartNews Puluhan warga binaan yang menjalani rehabilitasi di sebuah krangkeng atau sel di kediaman rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin di Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, telah dikembalikan kepada orangtua masing-masing.

Warga binaan memilih kembali ke rumah mereka ketimbang dibawa ke lokasi rehabilitasi yang sebelumnya direkomendasikan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Dirnarkoba Poldasu.

“Masukan dari BNNP bahwa kondisi di sana tidak layak atau tidak memenuhi standar sebagaimana tempat pada umumnya panti rehabilitasi. Tetapi, kita tidak memaksakan karena ada orangtua mereka menahan agar tidak dibawa atau dipindahkan ke tempat lain. Informasi yang kita terima keluarganya sudah membawa pulang,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Hadi Wahyudi kepada wartawan di Mapolda Sumut, Selasa (25/1/2022).

Namun, kata Hadi, untuk mengungkap fakta status para warga binaan adalah pecandu narkoba dan tersandung kenakalan remaja, pihaknya bekerja sama dengan pemerintah kecamatan untuk kembali mengumpulkan warga binaan yang berjumlah hampir 30 orang.

“Hari ini kita coba lakukan screaning. Kita panggil camat, mengumpulkan warga kembali yang kemarin berada di sana. Tersisa 20 sampai 30 orang itu untuk dilakukan screaning guna mengetahui benar atau tidaknya para penghuni itu terpapar narkoba dan kenakalan remaja,” ungkapnya.

Sampai saat ini, pihak BNN Langkat, BNNP Sumut, dan Dirkrimum Polda Sumut masih melakukan penyelidikan terkait dugaan penganiayaan sejumlah warga binaan yang mengalami luka lebam. Kemudian terkait ijin lokasi rehabilitasi yang sampai saat ini ternyata belum memiliki legalitas dari pemerintah.

“Terkait dugaan kerja paksa ini terus digali. Mereka memang tetap ada di tempat tersebut. Kemudian tempat itu tidak ditutup karena bagi mereka layak. Terkait dengan perizinan, tentu itu diluar konteks kita ya, yang jelas tempat itu tidak memiliki izin,” jelas Hadi.

Hadi menambahkan, para warga binaan yang menjalani rehabilitasi juga mendapat persetujuan dari pihak keluarga dengan surat perjanjian yang disepakati antara orangtua dengan pengurus rehabilitasi. Namun, tidak melalui screaning atau assesment sesuai standar rehabilitasi. Bahkan, semua keluarga menolak anaknya dibawa ke panti rehabilitasi sesuai saran BNN, karena selama ini mereka tidak dipungut biaya dan dibina sebagai pekerja pabrik olahan kelapa sawit.

“Jadi, warga binaan mereka yang beberapa tahun lalu sudah pulih dan sehat. Mereka dijadikan pembina sebagai pengawas untuk membina orang-orang yang dititipkan dalam tempo 3-4 bulan.Manakala mereka sudah memiliki keterampilan bisa bekerja, mereka akan dipekerjakan di pabrik sawit milik Bupati Langkat. Betul memang informasinya mereka tidak mendapatkan gaji. Tetapi, kebutuhan sandang kemudian makan dan sebagainya, itu informasinya dipenuhi,” kata Hadi.

Sebelumnya, pihak Migran Care Indonesia menemui adanya dugaan perbudakan modern yang dilakukan Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin terhadap para pekerja. Mereka ditemukan menghuni ruangan krangkeng atau sel penjara yang berada di belakang halaman rumah pribadinya. Bahkan, adanya dugaan penganiayaan yang dilakukan terhadap para pekerja.

Reporter: Rls/RRI

Tags: Bupati LangkatTerbit Rencana PeranginanginWarga Binaan
ShareTweet
Next Post
Bank Nagari Dikonversi Jadi Bank Nagari Syariah

Bank Nagari Dikonversi Jadi Bank Nagari Syariah

Discussion about this post

Recommended

Kapolda Optimistis Pemilu 2024 Bakal Berlangsung Damai di Sumut

Kapolda Optimistis Pemilu 2024 Bakal Berlangsung Damai di Sumut

3 tahun ago
Rebutan Lapak di Jalan Kenanga, Pengamen Ini Tusuk Rekannya hingga Luka Parah

Rebutan Lapak di Jalan Kenanga, Pengamen Ini Tusuk Rekannya hingga Luka Parah

1 tahun ago

Popular News

  • Terbang Perdana Wings Air Rute KNO-JHN, Wabup Madina Jadi Penumpang VIP

    Terbang Perdana Wings Air Rute KNO-JHN, Wabup Madina Jadi Penumpang VIP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Besok, Water Salute Tandai Penerbangan Perdana Wings Air Kualanamu (KNO) – Madina (JHN)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Brigjen Pol. Sonny Irawan Dimutasi dari Jabatan Wakapolda Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkembangan Kasus Smart Village, Jaksa Kembali Periksa Sejumlah Kades

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026