• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Senin, Juni 22, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Indonesia Kejar Target Vaksinasi Booster Tahun 2022

by Redaksi
Sabtu, 8 Januari 2022
0 0
0
Indonesia Kejar Target Vaksinasi Booster Tahun 2022

Ilustrasi. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Jakarta, StartNews Program booster vaksinasi Covid-19 rencananya dimulai 12 Januari 2022. Target awal booster vaksinasi kepada 21 juta orang pada Januari ini. Deengan begitu, pemerintah Indonesia berupaya berkontribusi besar terhadap komitmen WHO untuk mencapai target 70 persen populasi dunia tervaksinasi pada pertengahan tahun 2022.

“Bagi daerah yang belum memenuhi kriteria tersebut agar dapat mengejar target vaksinasinya,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito seperti dilansir dari website Satgas Covid-19, Sabtu (8/1/2022).

Untuk vaksinasi booster di Indonesia, kata Wiku, fokus utama pemerintah adalah vaksin memperkuat kekebalan komunitas di daerah yang kekebalan komunitasnya sudah mulai terbentuk. Program ini diprioritaskan bagi kabupaten/kota yang capaian dosis pertama sudah 70 persen dan 60 persen untuk dosis keduanya.

Lalu, penerimanya diperuntukkan bagi yang berusia di atas 18 tahun dan telah mendapatkan vaksin dosis kedua dengan jangka waktu lebih dari 6 bulan.

“Lebih jelasnya, status vaksinasi di tiap daerah dapat dilihat di https://vaksin.kemkes.go.id,” katanya.

Selain itu, menurut WHO, analisis data awal terkait penularan virus varian Omicron seperti di Inggris dan Afrika Selatan serta hasil uji dari para produsen vaksin menunjukkan bahwa varian Omicron masih dapat menyerang tubuh yang telah memiliki kekebalan atau imunitas terhadap Covid-19. Baik kekebalan dari vaksinasi ataupun infeksi yang diderita sebelumnya.

Beberapa studi lain menyatakan antibodi spesifik yang terbentuk berkurang kemampuannya dalam melindungi terhadap Omicron. Namun, jenis kekebalan lain masih mampu melindungi.

“Untuk itu, mari kita terus menjaga kebugaran tubuh kita yang diiringi dengan pengadaan studi-studi ilmiah yang dapat menguatkan pengendalian Covid-19 di Indonesia,” pungkas Wiku.

Reporter: Rls

Tags: Covid-19IndonesiaVaksinasi BoosterWHO
ShareTweet
Next Post
Ferdinand Hutahaean Siap Diperiksa, Menag Minta Masyarakat Tak Buru-buru Menghakimi

Ferdinand Hutahaean Siap Diperiksa, Menag Minta Masyarakat Tak Buru-buru Menghakimi

Discussion about this post

Recommended

Harga Terkini Sembako di Madina Jelang Nataru

Harga Terkini Sembako di Madina Jelang Nataru

6 tahun ago
Bobby Ancam Sanksi RS yang Tolak Pasien meski UHC Sumut sudah Tercapai

Bobby Ancam Sanksi RS yang Tolak Pasien meski UHC Sumut sudah Tercapai

2 bulan ago

Popular News

  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isak Tangis Istri dan Pesan Terakhir Muhammad Solih dari Lubang Tambang Emas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akun TikTok Wak Labu Bongkar Dugaan Pemerasan Kades di Siabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tangkap Tiga Mantan Petinggi BGN, Satu Sempat Buron ke Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026