Medan, StartNews Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan mendorong peningkatan produktivitas petani vanili di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) sebagai bagian dari upaya mendukung Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks).
Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan Lenny Hartati Harahap mengatakan pihaknya melaksanakan beberapa program kepada para petani yang memproduksi komoditas pertanian untuk pasar ekspor.
“Salah satunya adalah memberi bimbingan teknis untuk petani vanili di Kabupaten Karo,” kata Leni, Rabu (29/12/2021).
Lenny menuturkan jajaran Karantina Pertanian Medan telah memberi bimbingan teknis (bimtek) kepada para petani vanili di Desa Perbesi, Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo, Senin (27/12/2021). Pada kesempatan itu, Lenny menyampaikan berbagai informasi dan panduan yang dibutuhkan petani.
Mulai dari sisi teknis pembudidayaan hingga persyaratan dan kualifikasi komoditas ekspor. Salah satunya adalah komoditas vanili yang akan diekspor harus berasal dari tanaman yang dibudidayakan secara organik.
Kemudian eksportasi komoditas pertanian dan produk turunannya juga wajib memiliki sertifikat phytosanitary yang diterbitkan Badan Karantina Pertanian. Penerbitan sertifikat itu akan disesuaikan dengan persyaratan impor barang terkait di negara tujuan.
Persyaratan itu biasanya meliputi bebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) negara tujuan, dan aspek-aspek yang terkait dengan keamanan pangan. Di antaranya bebas dari residu pestisida dan logam berat.
“Komoditas dan produk ekspor pertanian kita sering bermasalah pada aspek keamanan,” ungkap Lenny.
Itu sebanya, pemenuhan aspek keamanan pangan menjadi salah satu titik tekan dalam setiap aktivitas bimtek. Petani selalu diajurkan bercocok tanam secara organik agar menghasilkan panen dengan kualitas ekspor.
Lenny memaparkan, komoditas vanili dan produk turunan sebenarnya sudah lama diekspor dari Sumut. Meski sempat terhenti beberapa waktu, tetapi kembali menggeliat mulai 2019 sampai sekarang.
Reporter: Rls





Discussion about this post