• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Mei 7, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

TNBG Madina Ancam Penjarakan Penambang yang Masuk Hutan Konservasi

by Redaksi
Selasa, 14 Desember 2021
0 0
0
TNBG Madina Ancam Penjarakan  Penambang yang Masuk Hutan Konservasi
ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Tim gabungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Direktorat Jenderal Konservasi Balai Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) bersama TNI dan Polri memasang plang bertuliskan larangan bagi warga melakukan penebangan pohon, berburu, membakar, menambang, dan menggunakan lahan tanpa izin di kawasan hutan konservasi Desa Aek Nabara, Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Pemasangan pengumuman itu bertujuan mengantisipasi masuknya para penambang liar yang dapat merusak ekosistem alam dan pencemaran hulu sungai.

Di plang pengumuman itu juga disebutkan ancaman pidana penjara selama 10 tahun dan denda Rp 10 miliar bagi siapapun yang melanggarnya.

Pada November 2021, petugas TNBG Madina telah menindak penambang yang terlanjur memasuki kawasan hutan konservasi di wilayah III TNBG.

https://startnews.id/wp-content/uploads/2021/12/VID-20211214-WA0014.mp4

Petugas mengusir dua alat berat yang sudah beroperasi di kawasan itu dan dua alat berat lagi di Desa Aek Nabara yang berencana melakukan penambangan di kawasan hutan konservasi.

Jika kita biarkan tambang emas ilegal ini berada di kawasan hutan konservasi, dikhawatirkan akan terjadi kerusakan ekosistem alam dan pencemaran sungai. Jangan sempai kita membeli air, padahal kita kaya dengan sumber daya alamnya, kata Kepala Seksi Wilayah III TNBG Madina Siti Rahayu kepada StartNews di kantornya, Panyabungan, Selasa (14/12/2021).

Siti Rahayu mengatakan daerah tersebut merupakan kawasan hutan yang juga jadi rumah atau habitatnya satwa liar yang buas maupun tidak buas.

Kita tentunya berharap satwa yang ada di kawasan itu merupakan kebanggaan kita, bahkan seluruh dunia. Jangan sempai terganggu atau terjadi konflik antara hewan dengan manusia, tuturnya.

Reporter: Erwin

 

Tags: HUTAN KONSERVASILingkungan HidupPENAMBANGTNBG
ShareTweet
Next Post
Dua Wanita Kritis  Dibegal di Jalan Willem Iskander Panyabungan

Dua Wanita Kritis Dibegal di Jalan Willem Iskander Panyabungan

Discussion about this post

Recommended

Musim Hujan, Gang Pasar Baru Panyabungan Jadi Kolam Lumpur

Musim Hujan, Gang Pasar Baru Panyabungan Jadi Kolam Lumpur

6 tahun ago
Wali Kota Sibolga dan Rahmansyah Salurkan Pakaian Baru untuk Korban Bencana di Jalan Murai

Wali Kota Sibolga dan Rahmansyah Salurkan Pakaian Baru untuk Korban Bencana di Jalan Murai

4 bulan ago

Popular News

  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    Update Nama-nama Korban Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Penambang Tewas di Tor Sihayo, Kades Bantah Terlibat Evakuasi Jenazah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025