Medan, StartNews Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi berharap menjamurnya pondok pesantren tahfiz Alquran di Sumut akan membawa keberkahan di daerah ini. Itu bisa terwujud bila hafiz dan hafizah bukan sekedar hafal, tetapi juga bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan.
“Tidak hanya sekadar hafal, tetapi juga mampu mengaplikasikannya ke kehidupan sehari-hari. Itu akan membawa keberkahan di Sumut,” kata Edy Rahmayadi, saat memberikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan tausiyah bersama Habib Hayqal Husein Alaydrus di Pesantren Tahfiz Qur’an (PTQ) Usamah Bin Zaid, Jalan Mawar, Medan, Minggu (28/11/2021).
Edy Rahmayadi berharap pondok pesantren juga mengajarkan keterampilan lain agar hafiz dan hafizah memiliki bekal selain hafalan Alqur’an.
“Perlu keterampilan lain agar anak-anak kita ini memiliki bekal yang lebih lagi dalam kehidupannya, karena saat ini semakin banyak pesantren yang mencetak hafiz dan hafizah,” terangnya.
Sementara salah satu penceramah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini, KH Mufti Ahmad Nasihin menyampaikan, para hafiz dan hafizah akan memiliki beban yang besar untuk menjadi ulama besar, karena itu butuh ilmu yang luas.
“Bebannya besar, tanggung jawabnya besar, tantangannya besar, karena akan sangat banyak godaan. Karena itu, harus terus menimba ilmu dan belajar agar menjadi ulama yang baik,” kata Mufti.
Pimpinan PTQ Usamah Bin Zaid Hermansyah Putra berharap pemerintah terus memperhatikan PTQ di Sumut agar berkembang lebih baik.
“Kita berharap pemerintah terus memberikan perhatian pada PTQ, sehingga bisa berkembang seperti yang kita harapkan,” kata Hermansyah.
Reporter: Rls





Discussion about this post