• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Maret 29, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Korban Pembunuhan Dukun Pengganda Uang di Magelang Terus Bertambah

by Redaksi
Senin, 22 November 2021
0 0
0
Korban Pembunuhan Dukun Pengganda Uang di Magelang Terus Bertambah

Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun. (FOTO: RRI)

ADVERTISEMENT

Magelang, StarNews Satreskrim Polres Magelang terus mengembangkan kasus pembunuhan berencana yang dilakukanseorang ‘dukun maut berinisial IS (57), warga Dusun Karangtengah, Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran Magelang.

Dari pengembangan yang dilakukan ditemukan fakta baru, yakni tersangka IS juga melakukan pembunuhan berencana terhadapMuarif (52), warga Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, kata Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun, Senin (22/11/2021).

Sajarod mengatakan tersangka membunuh Muarif yang merupakan korban pertamanyapada 14 Mei 2020.

Sebelumnya, pelaku juga telah mengaku membunuh Lasman dan Wasidinyanto. Keduanya merupakan warga Dusun Marongan, Desa Sukomakmur, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang pada 10 November 2021.

Pada awal Desember 2020, IS yang dikenal sebagai dukun pengganda uang juga membunuh Suroto.

Kemudian, tersangka juga mengaku telah membunuh satu orang lagi yakni, Muarif (52) warga Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang. Muarif ini merupakan korban pertama yang dibunuh oleh tersangka, katanya.

Dia menambahkan,tersangka melakukan pembunuhan tersebut dengan motifyang sama terhadap empat korbannya, yakni ingin menguasai uang milik korban.

Sedangkan modusnya juga sama, yakni mencampurkan air putih dengan potas yang mengandung sianida.

Menurut dia, saat korban ditemukan, baik dariPolres Magelang dan Puskesmas Kajoran telah melakukan pemeriksaan. Namun, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

Saat itu tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di dalam tubuh korban. Pihak keluargapun menyampaikan agar korban segera dilakukan pemakaman dan tanpa dilakukan outopsi, ujarnya.

Dia menjelaskan, saat ini Satreskrim Polres Magelang masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. Sajarod berharap tidak ada lagi korban-korban yang berjatuhan akibat ulah yang dilakukan tersangka.

Sajarod juga membeberkankronologi pembunuhan Muarif yang dilakukan IS. Hal ini berawal dari kedatangan korbanke rumah tersangka yang dikenal sebagai dukun pengganda uang.

Korban datang ke rumah tersangka, dengan tujuan minta didoakan agar uangnya bisa berlipat ganda, karena pada saat itu korban sedang mengalami kesulitan keuangan, ujarnya.

Kemudian korban pulang ke rumahnya danmemenuhi perintah sang dukun”, yakni air putih yang sebelumnya sudah dicampur potas oleh tersangka,diminum dan dihabiskan pada saat perjalanan pulang.

Selain itu, syarat lainnya yakni tidak boleh orang lain ada yang tahu.

Diduga cairan tersebut diminum di perjalanan, karena korban ditemukan warga sekitar keesokan harinyayakni, Jumat (15/5/2020)lalu)di jalan dengan kondisi tergeletak dan sudah meninggal, jelasnya.

Sumber: RRI

Tags: Dukun Pengganda UangKorban PembunuhanKriminalMagelang
ShareTweet
Next Post
Atika Bawa Oleh-oleh Susu untuk Murid SD 055 Muhammadiyah Bukit Malintang

Atika Bawa Oleh-oleh Susu untuk Murid SD 055 Muhammadiyah Bukit Malintang

Discussion about this post

Recommended

Anggota DPRD Madina: Melalui Musrenbang Optimalkan Pelayanan dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Anggota DPRD Madina: Melalui Musrenbang Optimalkan Pelayanan dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

6 tahun ago
Dikawal Ketat Polisi, Logistik Pemilu 2024 Diterima PPK Kotanopan

Dikawal Ketat Polisi, Logistik Pemilu 2024 Diterima PPK Kotanopan

2 tahun ago

Popular News

  • Ini Pengganti Dua Kadis dan Satu Kaban di Pemkab Madina yang Undur Diri

    Ini Pengganti Dua Kadis dan Satu Kaban di Pemkab Madina yang Undur Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala BKPSDM Madina Ungkap Alasan Dua Kadis dan Satu Kaban Undur Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makan Korban Lagi, Polda Sumut Janji Gelar Operasi Penindakan PETI di Madina Pasca Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025