• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Maret 10, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Rendangnya Khas, Kampuang Minang Nagari Sumpu Masuk 50 Desa Wisata Terbaik

SUMATERA BARAT

by Redaksi
Senin, 30 Agustus 2021
0 0
0
Rendangnya Khas, Kampuang Minang Nagari Sumpu Masuk 50 Desa Wisata Terbaik

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat visitasi ke Desa Wisata Kampuang Minang Nagari Sumpu di Kabupaten Tanahdatar, Sumatra Barat, Sabtu (28/8/2021). (FOTO: KEMENPAREKRAF)

ADVERTISEMENT

Tanahdatar, StartNews Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berharap kegiatan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 mampu mendongkrak daya tarik Desa Wisata Kampuang Minang Nagari Sumpu, khususnya kuliner yang menjadi salah satu kekhasan destinasi tersebut.

Sandiaga menyampaikan hal itu saat melakukan visitasi ke desa wisata yang berada di Kabupaten Tanahdatar, Sumatra Barat (Sumbar), Sabtu (28/8/2021) sore. Desa Wisata Kampuang Minang Nagari Sumpu menjadi salah satu dari 50 desa wisata terbaik di ajang ADWI 2021, sehingga dilakukan penilaian langsung (visitasi) oleh Menparekraf dan dewan juri.

“Desa wisata ini terpilih menjadi salah satu dari 50 desa wisata terbaik. Saya sangat terkesan dengan potensi kulinernya, dan ajang ADWI ini diharapkan dapat memperkuat potensi yang ada,” kata Sandiaga.

Desa Wisata Kampuang Minang Nagari Sumpu memang memiliki kuliner yang khas. Salah satunya rendang sumpu yang memiliki citarasa sedikit berbeda dengan rendang lainnya. Rendang sumpu berasa manis yang tipis, tetapi tetap gurih dengan aromanya yang kuat.

Selain rendang sumpu, juga ada rebon, singgang sumpu, dan pangek sumpu. Serta yang juga tak kalah khas adalah pangek sasau, singgang, dan juga ikan bilih goreng. Bilih sendiri merupakan jenis ikan yang akan dapat ditemukan di Danau Singkarak yang berbatasan dengan Nagari Sumpu.

Mencicipi deretan kuliner khas ini, ditambah dengan pengalaman memasaknya langsung, menjadi paket wisata yang banyak ditawarkan ke masyarakat.

“Kehadiran Chef Vindex, sebagai salah satu dewan juri, dapat membantu desa wisata ini membangun story telling tentang kuliner tersebut sehingga dapat memperkuat daya tarik dan potensi kuliner dari desa wisata Nagari Sumpu. Jadi pembeda desa wisata Nagari Sumpu dengan desa wisata lainnya,” kata Sandiaga.

Selain kuliner, Desa Wisata Kampuang Minang juga memiliki potensi budaya, yakni terdapat 70 rumah gadang yang beberapa diantaranya difungsikan sebagai homestay. Masyarakat dapat menginap di rumah tersebut dan merasakan pengalaman menjalani kehidupan sehari-hari.

“Desa wisata akan menjadi program unggulan, jadi pariwisata ini yang dapat menyentuh masyarakat yang betul-betul membutuhkan,” kata dia.

Kunjungan ke Nagari Sumpu juga menutup visitasi Menparekraf Sandiaga Uno ke empat desa wisata di Sumatra Barat yang masuk ke 50 besar ADWI 2021. Dari empat desa wisata tersebut, Sandiaga makin optimistis bahwa desa wisata akan benar-benar menjadi simbol kebangkitan ekonomi nasional dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat sehingga menghadirkan ekonomi berkeadilan.

Sandiaga selanjutnya akan melakukan visitasi ke desa wisata lainnya yang masuk dalam 50 besar ADWI 2021.

Turut hadir dalam kegiatan di Desa Wisata Kampuang Nagari Sumpu, Bupati Tanah Datar Eka Putra serta Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf Indra Ni Tua.

Reporter: Rls/Sir

Tags: ADWI 2021Desa WisataKampuang Minang Nagari SumpuMenperekrafSandiaga Salahuddin Uno
ShareTweet
Next Post
Sandiaga Ajak Pelaku Ekraf di Padang Saling Perkuat Kolaborasi

Sandiaga Ajak Pelaku Ekraf di Padang Saling Perkuat Kolaborasi

Discussion about this post

Recommended

Komisi II DPR Bahas RUU tentang Provinsi Sumbar, Riau, dan Jambi

Komisi II DPR Bahas RUU tentang Provinsi Sumbar, Riau, dan Jambi

4 tahun ago
Walau TKD Dipotong Rp280 Miliar, Anggaran Pendidikan Madina tetap Rp750 Miliar

Walau TKD Dipotong Rp280 Miliar, Anggaran Pendidikan Madina tetap Rp750 Miliar

4 bulan ago

Popular News

  • Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel-Madina Beromzet Rp1,5 Miliar per Hari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Penjelasan Wakapolda Sumut Terkait Penertiban PETI di Perbatasan Tapsel-Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua Yayasan SPS Soroti Ketidakjelasan Regulasi Program MBG di Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HUT Ke-27 Madina, Bupati Soroti 1.200 Km Jalan Rusak dan Isu Mundurnya 6 Kepala OPD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menaklukkan Aspal Sumatera, Ini Jalur Mudik Terbaik dari Jakarta ke Bukittinggi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025