• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Mei 2, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Kematian Tiga Ekor Harimau Sumatera Jadi Sorotan Komisi IV DPR

KLHK diminta serius menangani konflik manusia dan satwa liar di Sumatera.

by Redaksi
Jumat, 27 Agustus 2021
0 0
0
Kematian Tiga Ekor Harimau Sumatera Jadi Sorotan Komisi IV DPR

Anggota Komisi IV DPR RI Renny Astuti. (FOTO: DPR.GO.ID)

ADVERTISEMENT

Jakarta, StartNews Anggota Komisi IV DPR RI Renny Astuti menyoroti kematian tiga ekor harimau sumatera yang terdiri dari induk dan dua anaknya di kawasan hutan lindung di Aceh Selatan. Tiga ekor harimau tersebut mati diduga karena jeratan babi.

Itu sebabnya, Renny Astuti meminta jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) agar serius menangani konflik antara manusia dengan satwa liar.

Renny mengungkapkan hal tersebut saat Rapat Kerja Komisi IV DPR RI dengan Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar beserta jajaran di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Kamis (26/8/2021).

Politisi Partai Gerindra itu menambahkan, konflik antara manusia dan satwa ini tidak hanya terjadi di Aceh, tetapi di sejumlah daerah. Jika saat ini berita kematian tiga ekor harimau sumatera ada di Aceh karena mati terjerat, sebelumnya juga pernah terjadi di Sumatera Selatan.

Kami berharap kepada KLHK, dimana hal ini juga sesuai dengan Keputusan Rapat Komisi IV dengan Menteri LHK sebelumnya, agar anggaran (penanganan konflik manusia dan satwa) ini benar-benar menjadi perhatian serius untuk penanganan satwa liar. Sehingga, kesimpulan-kesimpulan rapat selama ini tidak hanya menjadi retorika dan sekadar wacana di ruang rapat ini. Kami minta secara serius kepada kementerian untuk menyelesaikan konflik antara satwa liar dengan masyarakat, tegas Renny.

Di sisi lain, Renny mengaku sampai saat ini pihaknya belum menerima penjelasan dari Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) tentang berapa luas kawasan konservasi yang telah direstorasi/direhabilitasi, berapa banyak spesies langka yang dijaga dan berkembang biak, jumlah penangkar yang diikursertakan dalam kegiatan.

Mohon penjelasan dan data-data untuk masalah ini dapat dipaparkan, imbuh legislator dapil Sumatera Selatan I tersebut.

Sementara terkaitrefocusinganggaran, Renny menilai selama ini tidak ada konsultasi dengan pimpinan Komisi IV DPR RI, sehingga dia meminta KLHK menyampaikan informasi mengenai realokasi anggaran hasilrefocusingyang digunakan untuk kegiatan yang lebih berdampak signifikan terhadap upaya peningkatan ketahanan ekonomi masyarakat di dalam dan di sekitar kawasan hutan sebagai dampak pandemi Covid-19.

Renny menambahkan, pihaknya juga memberikan apresiasi terkait dengan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat APBN Tahun Anggaran 2020, karena KLHK mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama 5 tahun terakhir secara berturut-turut.

Fraksi Partai Gerindra mengharapkan kepada Menteri KLHK lebih meningkatkan kinerja dan konektivitas ke seluruh aspek keterkaitannya, tandas Renny.

Selain itu, Renny juga mendukung penuh serta meminta agar kebijakan dan rencana kerja disusun secara tepat, sehingga pelaksanaan kegiatan pemerintah dapat berjalan efektif, efisien, dan akuntabel.

Juga kebijakan RAPBN tahun 2022 diformulasikan ke dalam program-program prioritas pembangunan nasional, yaitu penguatan daya saing sumber daya manusia, penguatan program perlindungan sosial, penguatan ekonomi nasional melalui program padat karya, akselerasi pembangunan infrastruktur, penguatan kualitas desentralisasi fiskal, dan reformasi birokrasi.

Reporter: Rls

Tags: Harimau SumateraKLHKKomisi IV DPRSatwa Liar
ShareTweet
Next Post
Sarjana Muslim di Balik Penemuan Terapi Kesehatan Jiwa

Sarjana Muslim di Balik Penemuan Terapi Kesehatan Jiwa

Discussion about this post

Recommended

Dodi Martua: Pemkab Madina Harus Secepatnya Bantu Rakyat

Dodi Menilai Pemberian Tanda pada Rumah Penerima PKH Tidak Bijaksana

6 tahun ago
Bupati Madina Takziah ke Rumah Almarhumah Hj. Zahara Hannum Lubis

Bupati Madina Takziah ke Rumah Almarhumah Hj. Zahara Hannum Lubis

3 tahun ago

Popular News

  • Respons Keresahan Warga, Polisi Gerebek Markas Sabu di Kelurahan Sipolupolu

    Respons Keresahan Warga, Polisi Gerebek Markas Sabu di Kelurahan Sipolupolu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Calon Haji Termuda dari Madina yang Membawa Rindu Ayah dan Kecemasan Masa Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rotasi Pejabat Lagi, Sahnan Pasaribu Jadi Plt. Kadis PUPR Madina Gantikan A. Faisal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Nama Sebagian Korban Tabrakan Kereta Api di Bekasi Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis Perkim dan Plt. Kadis Kominfo Madina Digeser, Ini Penggantinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025