• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Mei 9, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

PPKM Mikro, Presiden Minta Mobilitas Warga Dikurangi 75 Persen

by Redaksi
Senin, 21 Juni 2021
0 0
0
Presiden Minta Percepat Vaksinasi di Tempat dengan Mobilitas Tinggi

Presiden Jokowi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/6/2021). (FOTO: HUMAS KEMENSETNEG)

ADVERTISEMENT

Jakarta, StartNews Presiden Joko Widodo meminta jajarannya untuk melakukan penanganan pandemi tak hanya dari sisi hulu atau menangani pasien Covid-19 untuk menjadi sembuh saja, tapi juga menyentuh sisi hilirnya untuk mencegah warga yang sehat tertular virus korona. Hal ini akan dilakukan dengan penguatan implementasi program pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro dan mempercepat laju vaksinasi.

“Arahan beliau adalah kita harus memperkuat implementasi lapangan untuk program PPKM mikro dan yang kedua kita harus mempercepat vaksinasi,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, yang memberikan keterangan secara virtual selepas mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo, Senin (21/6/2021).

Budi Gunadi menjelaskan, prinsip dan tujuan utama PPKM berskala mikro adaah untuk mengurangi mobilitas masyarakat, sehingga laju penularan pandemi dapat ditekan seminimal mungkin. Melalui penguatan PPKM berskala mikro, yang nantinya diwujudkan lewat Instruksi Menteri Dalam Negeri, pemerintah akan berupaya mengurangi mobilitas warga dalam lingkup kecil hingga 75 sampai 100 persen, bergantung pada situasi dan kondisi.

“Untuk implementasi lapangan program PPKM mikro yang paling penting arahan beliau mengurangi mobilitas antara 75 persen sampai 100 persen untuk daerah-daerah yang memang sudah masuk zona merah,” tuturnya.

TNI dan Polri akan membantu penguatan tersebut dengan meningkatkan sistem pelacakan dan pengetesan kepada warga dalam lingkup RT di mana warganya terkonfirmasi positif Covid-19 guna memberi kepastian terhadap status penularan di wilayah tersebut.

Apabila nantinya diketahui bahwa terdapat lima rumah yang terkonfirmasi terdapat anggota keluarganya yang positif tertular, maka penyekatan akan segera dilakukan secara spesifik di lingkup terkecil tersebut.

“Pada saat penyekatan akan dilihat kalau memang daerahnya memungkinkan, kita lakukan isolasi mandiri. Kalau daerahnya padat, kita lakukan isolasi terpusat. Isolasi terpusat itu harus tersebar sebanyak mungkin ke daerah-daerah tersebut baik kecamatan maupun kelurahan sehingga meringankan beban yang ada di isolasi terpusat yang besar-besar seperti RS Wisma Atlet,” kata Budi.

Warga yang tengah menjalani isolasi tersebut juga akan dipastikan untuk memperoleh pasokan logistik dan makanan yang dalam hal ini diutamakan menggunakan mekanisme gotong royong dari warga sekitar yang menjadi modal sosial rakyat Indonesia untuk saling berbagi dan membantu.

Adapun bagi warga yang terindikasi memiliki gejala, memiliki komorbid, dengan kondisi saturasi oksigen di bawah 95 persen, dan/atau mulai merasakan sesak, maka akan diprioritaskan untuk memperoleh perawatan di rumah-rumah sakit.

“Jadi kami nanti akan atur, bekerja sama dengan TNI-Polri, untuk bisa memastikan mana yang dialokasikan diisolasi mandiri atau isolasi terpusat, atau memang dibawa ke rumah sakit. Kita akan pastikan koordinasi dari rujukan ke seluruh rumah sakit akan kami atur sehingga seminimal mungkin orang tidak bisa menemukan kamar,” ucapnya.

Reporter: Sir/Rls

Tags: Lonjakan Covid-19PPKM MikroPresiden Jokowi
ShareTweet
Next Post
Riski Pengen Mengerek Bendera Merah Putih di Istana Merdeka

Riski Pengen Mengerek Bendera Merah Putih di Istana Merdeka

Discussion about this post

Recommended

PKK Kotanopan Gelar Imunisasi Massal dan Layanan Kesehatan Gratis

PKK Kotanopan Gelar Imunisasi Massal dan Layanan Kesehatan Gratis

1 tahun ago
Zein SBN Siap Wujudkan Madina Mandiri, Kompetitif, Berkeadilan dan Bermartabat

Zein SBN Siap Wujudkan Madina Mandiri, Kompetitif, Berkeadilan dan Bermartabat

5 tahun ago

Popular News

  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    Update Nama-nama Korban Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sopir Asal Bekasi Meninggal Dunia di Loket Bus ALS Padangsidimpuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Identitas Sopir dan Kenek Bus ALS yang Kecelakaan Maut di Muratara Terungkap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Nama Dekan dan Wakil Dekan di USU yang Baru Dilantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025