• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Juli 26, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Kemenkes Bantah Isu Vaksin Covid-19 Mengandung Mikrocip Magnetis

by Redaksi
Jumat, 28 Mei 2021
0 0
0
Kemenkes Bantah Isu Vaksin Covid-19 Mengandung Mikrocip Magnetis

Ilustrasi. (Ist)

ADVERTISEMENT

Jakarta, StArtNews Jurubicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmidzi membantah kebenaran informasi yang menyebutkan vaksin Covid-19 mengandung mikrocip magnetis. Dia mengatakan informasi yang telah menyebar tersebut tidak benar dan masyarakat diminta tidak terpengaruh.

Baru-baru ini beredar narasi yang menyebutkan vaksin Covid-19 mengandung mikrocip magnetis. Beberapa video tentang hoax itu sudah beredar di media sosial. Unggahan-unggahan tersebut menunjukkan seseorang meletakkan koin uang Rp 1.000 di lengan bekas suntikan vaksinasi Covid-19. Hasilnya, koin menempel seolah membuktikan narasi vaksin Covid-19 yang mengandung mikrocip magnetis adalah benar.

Siti Nadia Tarmidzi menegaskan, vaksin mengandung bahan aktif dan non-aktif, dimana bahan aktif berisi antigen dan bahan non-aktif berisi zat untuk menstabilkan, menjaga kualitas vaksin agar saat disuntikan masih baik.

Adapun jumlah cairan yang disuntikan hanya 0,5 cc dan akan segera menyebar di seluruh jaringan sekitar, sehingga tidak ada carian yang tersisa.

Sebuah logam dapat menempel di permukaan kulit yang lembab, biasanya disebabkan keringat. Pecahan uang logam seribu rupiah terbuat dari bahan nikel dan nikel bukan bahan yang bisa menempel karena daya magnet, kata Siti Nadia Tarmidzi di Jakarta, Jumat (28/5/2021).

Penjelasan dr. Siti Nadia Tarmidzi itu diperkuat Ketua Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro. Dia mengatakan persoalan tersebut perlu dikaji dengan baik.

Dia menjelaskan lubang jarum suntik sangat kecil, tidak ada partikel magnetik yang bisa melewati.

Vaksin berisi protein, garam, lipid, pelarut, dan tidak mengandung logam. Jadi, perlu dijelaskan bahwa berita itu hoax, katanya.

Reporter: Sir

Tags: Berita HoaxKemenkesmikrocip magnetisVaksin Covid-19
ShareTweet
Next Post
Marwan Dasopang Sebut Pengelolaan Asrama Haji Medan Belum Maksimal, Ini Alasannya

Marwan Dasopang Sebut Pengelolaan Asrama Haji Medan Belum Maksimal, Ini Alasannya

Discussion about this post

Recommended

Updet Terkini Kasus Covid- 19 di Madina Tinggal 2 Orang

Updet Terkini Kasus Covid- 19 di Madina Tinggal 2 Orang

6 tahun ago
Paslon Hudang Batalkan Permohonan Sengketa Pilbup Pangandaran

Paslon Hudang Batalkan Permohonan Sengketa Pilbup Pangandaran

2 tahun ago

Popular News

  • Polisi Tangkap Mobil Pengangkut Rokok Ilegal Tujuan Padangsidimpuan dan Madina

    Polisi Tangkap Mobil Pengangkut Rokok Ilegal Tujuan Padangsidimpuan dan Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tapsel Dorong Transformasi Mustahik Jadi Muzakki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026