Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu memperkuat Program Seribu Kolam untuk menopang ekonomi warga di tengah pemangkasan anggaran transfer pusat.
Tapsel, StartNews – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu memfokuskan pembangunan ekonomi pada sektor perikanan rakyat untuk menghadapi ancaman pemangkasan anggaran transfer pemerintah pusat sebesar Rp115 miliar pada tahun depan.
Gus Irawan menyampaikan kebijakan tersebut saat menghadiri panen ikan lele Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Simbur Magodang di Desa Sidadi II, Kecamatan Batang Angkola, Rabu (14/10/2026).
Program tersebut menyasar celah pasar lokal Tapanuli Selatan yang masih kekurangan pasokan ikan hingga 6.300 ton per tahun. Saat ini, produksi ikan daerah baru mencapai 8.700 ton per tahun dari total kebutuhan masyarakat yang menembus 15.000 ton per tahun.
“Pembangunan tidak harus selalu berupa infrastruktur fisik. Bantuan benih, pengembangan budidaya, dan dukungan bagi masyarakat untuk meningkatkan produksi juga merupakan bagian penting dari pembangunan ekonomi,” kata Gus Irawan.
Pemkab Tapsel kini mengandalkan Program Seribu Kolam sebagai mesin penggerak ekonomi warga sekaligus pemulihan pascabencana. Program ini diproyeksikan mengisi pasokan pangan rumah tangga, rumah makan, hingga dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Dinas Perikanan Tapsel Syaiful AP Nasution melaporkan, program ini telah melampaui target awal dengan mendata lebih dari 1.100 unit kolam. Pada tahun 2026 saja, dinas mencatat optimalisasi 110 kolam tanah serta pengembangan 40 unit kolam bundar.
Dampak program tersebut dirasakan langsung oleh Ketua Pokdakan Simbur Magodang Rahman Tahir. Mengembangkan budidaya lele di Desa Sidadi II, Rahman berhasil menambah kepemilikan kolam dari dua unit menjadi delapan unit.
Dari modal 15.000 benih bantuan pemerintah yang disebar pada Juli 2026, kelompoknya memanen hampir 1 ton lele. Hasil panen mandiri ini memberi kepastian penghidupan keluarga sekaligus modal regenerasi benih secara independen.
“Bantuan ini sangat berarti bagi perkembangan usaha kami. Kami siap terus mendukung Program Seribu Kolam agar budidaya ikan di Tapsel semakin maju,” ujar Rahman.
Kegiatan panen bersama ini juga dihadiri jajaran Dinas Perikanan Tapsel, jajaran pemerintah Kecamatan Batang Angkola, pemerintah Desa Sidadi II, penyuluh perikanan lapangan, serta tokoh masyarakat setempat.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post