Ketua Umum HMI Madina Tantowi Yahya Nasution mengecam keras aksi penikaman terhadap Pengurus KAHMI Sumut Binsar Nasution dan mendesak kepolisian bertindak tegas.
Panyabungan, StartNews – Ketua Umum HMI Cabang Mandailing Natal (Madina) Tantowi Yahya Nasution mengecam keras insiden penikaman yang menimpa Pengurus Majelis Wilayah KAHMI Sumatera Utara H. Binsar Nasution di Desa Pintu Padang Julu, Kecamatan Siabu, Sabtu (3/10/2026).
Dia menilai aksi kekerasan brutal tersebut melukai nilai keadilan dan mengancam rasa aman masyarakat di wilayah itu.
Tantowi menegaskan aksi main hakim sendiri merupakan tindakan keji yang melanggar hukum dan tidak dapat ditoleransi atas alasan apapun. Menurut dia, seluruh perselisihan harus diselesaikan melalui jalur hukum yang berlaku.
“Kami mengecam keras tindakan kekerasan tersebut. Apapun persoalan yang melatarbelakanginya, tindakan main hakim sendiri dan kekerasan tidak dapat dibenarkan. Penyelesaian setiap persoalan harus ditempuh melalui jalur hukum,” kata Tantowi, Minggu (4/10/2026/.
Dia menuntut mendesak kepolisian mengusut tuntas peristiwa ini secara profesional dan transparan demi memberikan kepastian hukum.
“Kami mendorong kepolisian untuk mengungkap peristiwa ini secara terang-benderang dan memastikan proses hukumnya berjalan sampai tuntas. Jangan sampai ada ruang bagi tindakan kekerasan serupa terjadi kembali di tengah masyarakat,” lanjutnya.
Selain mengawal penanganan kasus, Tantowi menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami korban. Dia mendoakan Binsar Nasution agar segera diberikan kesembuhan serta dapat beraktivitas kembali seperti sediakala.
Pihaknya mengimbau masyarakat dan kader HMI untuk menahan diri serta tidak terprovokasi oleh spekulasi yang berkembang. Tantowi mengajak semua pihak mempercayakan proses penanganan perkara ini sepenuhnya kepada aparat kepolisian.
“HMI akan terus berdiri bersama masyarakat dalam mendorong terciptanya rasa aman, keadilan, dan supremasi hukum di Kabupaten Mandailing Natal,” tegas Tantowi.
Reporter: Sir





Discussion about this post