Polres Tapsel menekankan pentingnya evaluasi peta kerawanan dan peran aktif masyarakat usai berhasil mengungkap 11 kasus tindak pidana sepanjang Agustus 2026.
Tapsel, StartNews – Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) menegaskan keberhasilan menindak kejahatan tidak hanya diukur dari angka penangkapan, melainkan dari sejauh mana data pengungkapan tersebut dimanfaatkan untuk memetakan dan memutus potensi kerawanan berulang di tengah masyarakat.
Langkah berbasis evaluasi ini tercermin dari catatan penegakan hukum sepanjang 1 hingga 28 Agustus 2026. Satuan Reskrim Polres Tapsel bersama Polsek jajaran membongkar 11 perkara tindak pidana dan mengamankan 13 orang tersangka. Rinciannya, tujuh kasus pencurian dengan pemberatan dengan delapan tersangka, tiga kasus pembunuhan dengan tiga tersangka, serta satu kasus pencurian kendaraan bermotor dengan dua tersangka.
Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso melalui Kasat Reskrim Polres Tapsel Iptu Bontor Desmonth Sitorus mengatakan setiap laporan masyarakat diproses secara terukur dan profesional. Meski demikian, kepolisian menempatkan hasil penindakan ini sebagai pijakan untuk membenahi strategi pencegahan di lapangan.
“Setiap pengungkapan kami evaluasi dengan melihat jenis kejahatannya, lokasi, hingga potensi kerawanan yang mungkin muncul kembali agar tindak pidana serupa tidak terus berulang,” ujar Iptu Bontor Desmonth Sitorus, Jumat (28/8/2026).
Mengingat dominasi kasus pencurian dengan pemberatan dalam pengungkapan kali ini, kepolisian menyoroti perlunya kewaspadaan ganda dari ruang lingkup warga. Penegakan hukum dan tindakan preventif dinilai harus berjalan sejajar agar kepastian hukum dan rasa aman dapat terwujud secara berkelanjutan hingga ke tingkat desa.
“Sekecil apa pun informasi yang berkaitan dengan potensi gangguan kamtibmas dapat membantu kami melakukan langkah pencegahan maupun mempercepat pengungkapan suatu perkara. Kami ingin kehadiran polisi benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya ketika tindak pidana sudah terjadi,” tegas Bontor.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post