Kasus penelantaran jamaah umrah di Medan memicu reaksi keras. Leader agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH), H. Muhammad Abduh Pulungan, mendukung keluarga korban menempuh jalur hukum di Polres Madina.
Panyabungan, StarNews – Nasib nahas menimpa sejumlah jamaah umrah yang ditelantarkan dan gagal berangkat ke Tanah Suci, di kawasan Bandara Kualanamu, Kota Medan.
Merespons insiden itu, salah satu leader agen travel Sultan Andalus Haramain (SAH), H. Muhammad Abduh Pulungan, mendukung keluarga korban untuk melaporkan kasus penelantaran ini ke Polres Madina. Kini, keluarga para korban sedang berkumpul di Mapolres Madina untuk menuntut keadilan.
Muhammad Abduh Pulungan, yang lebih dari dua tahun bergabung sebagai leader dan ustaz pembimbing di SAH, mengaku terkejut dengan peristiwa ini.
Selama masa pengabdiannya, dia menyebut belum pernah ada kendala pemberangkatan hingga kejadian dugaan penelantaran ini mencuat. Dia baru mengetahui nasib para jamaah pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB melalui sambungan telepon dari Makkah yang mengabarkan jamaah masih tertahan di Kualanamu.
Begitu mendapat informasi, Abduh Pulungan berusaha membantu, tetapi terhalang putusnya komunikasi dengan pimpinan travel, Alwi Batubara.
Upaya untuk menghubungi Direktur Utama SAH Alwi Batubara sejak semalam tidak membuahkan hasil, karena nomor telepon yang bersangkutan tidak aktif.
Sebagai langkah antisipasi, Abduh langsung berkoordinasi dengan leader lainnya dan berencana menemui pihak keluarga Alwi Batubara untuk mencari solusi atas pertanggungjawaban perusahaan.
Dalam pernyataannya, Abduh mendesak Direktur Utama SAH, Alwi Batubara, segera muncul dan menyelesaikan masalah ini. Di saat yang sama, dia menegaskan posisinya yang berdiri di pihak jamaah dan mempersilakan pihak keluarga korban menempuh jalur hukum.
“Untuk kedepan, bagi keluarga yang merasa keberatan, saya sebagai leader, untuk mencari jalan solusi, untuk ke jalur hukum pun saya tidak merasa keberatan. Kita mendukung jamaah yang ditelantarkan, bukan mendukung Dirut Sultan Andalus Haramain,” tegas Abduh Pulungan.
Reporter: Sir





Discussion about this post