• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Wibawa Sutan Kumala Parhimpunan Naposo di Acara Karnaval Kemerdekaan

by Saparuddin Siregar
Selasa, 18 Agustus 2026
0 0
0
Wibawa Sutan Kumala Parhimpunan Naposo di Acara Karnaval Kemerdekaan

Bupati Madina H. Saipullah Nasution bergelar Sutan Kumala Parhimpunan Naposo beserta istri mengenakan pakaian kebesaran adat Mandailing pada Karnaval HUT ke-81 RI di Panyabungan. (FOTO: DISKOMINFO MADINA)

ADVERTISEMENT

Pesona wibawa Bupati Madina H. Saipullah Nasution bergelar Sutan Kumala Parhimpunan Naposo saat mengenakan pakaian kebesaran adat Mandailing pada Karnaval HUT ke-81 RI di Panyabungan.

Panyabungan, StartNews – Kemeriahan Karnaval HUT ke-81 Republik Indonesia di Panyabungan pada Minggu (16/8/2026) lalu mencuri perhatian ribuan pasang mata, terutama saat Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution melangkah penuh kharisma. Mengenakan pakaian kebesaran adat untuk kaum pria Mandailing, sosok yang menyandang gelar Sutan Kumala Parhimpunan Naposo ini tampil sebagai representasi kuat akan lestarinya identitas budaya lokal di tengah gempita perayaan kemerdekaan nasional.

Penampilan orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madina ini didominasi nuansa hitam yang berpadu elegan dengan hiasan emas. Dalam filosofi budaya masyarakat Mandailing, perpaduan warna tersebut bukanlah sekadar estetika tanpa makna. Hitam dan emas yang membalut tubuh sang bupati memancarkan keagungan, kehormatan, sekaligus simbol kepemimpinan yang mengayomi.

Daya tarik paling menonjol dari busana yang dikenakannya adalah penutup kepala khas yang dikenal dengan sebutan Topi Ampu. Topi berwarna hitam legam dengan ornamen emas ini memiliki bentuk melengkung ke atas yang sangat ikonik. Secara historis, Ampu merupakan mahkota kebesaran yang pada masa lampau hanya dikenakan oleh raja-raja Mandailing.

Warna hitam pada mahkota ini melambangkan fungsi magis dan kedalaman spiritual, sementara guratan emas di sekelilingnya adalah manifestasi dari kemegahan serta kejayaan kepemimpinan.

Melengkapi mahkota Ampu, H. Saipullah mengenakan Baju Godang, yakni pakaian atasan serupa jas tertutup berwarna hitam. Kesan ningrat memancar dari sulaman dan bordiran motif benang emas yang menghiasi baju tersebut.

Pada bagian bahu kanannya, tersampir rapi sebuah kain selempang berupa ulos atau songket tenun tradisional bermotif khas. Ulos ini bukan semata penghias fisik, melainkan elemen spiritual yang wajib ada dalam tata cara berpakaian adat di kawasan Sumatera Utara, sebagai lambang perlindungan dan ikatan kekerabatan.

Sebagai penyempurna penampilannya di hadapan rakyat, Saipullah juga mengenakan kalung bunga segar yang umum dikalungkan sebagai bentuk penghormatan tertinggi dalam upacara penyambutan atau acara seremonial khusus.

Penambahan aksesori kacamata hitam yang dipakainya juga memberikan sentuhan wibawa tersendiri di bawah terik matahari Panyabungan.

Tidak berdiri sendiri, pemandangan sarat budaya ini semakin lengkap dengan kehadiran sosok istri di sebelahnya yang tampil anggun mengenakan pakaian adat perempuan Mandailing.

Kehadiran bupati dengan atribut kebesaran adat ini bukan sekadar formalitas perayaan. Ini wujud pelestarian identitas budaya Mandailing yang terus hidup, serta pengingat bahwa kemajuan zaman tidak boleh membuat masyarakat Madina tercerabut dari akar leluhur.

Melalui balutan Topi Ampu dan Baju Godang di hari bersejarah tersebut, Sutan Kumala Parhimpunan Naposo tidak hanya sedang merayakan hari kemerdekaan, tetapi juga tengah merawat dan memerdekakan warisan budaya agar terus dikenal oleh generasi mendatang.

Reporter: Sir

Tags: AcarakarnavalkemerdekaanSutan Kumala Parhimpunan NaposoWibawa
ShareTweet
Next Post
Polda Riau Gulung Jaringan Emas Ilegal di Kuantan Singingi, Rp1 Miliar Disita

Polda Riau Gulung Jaringan Emas Ilegal di Kuantan Singingi, Rp1 Miliar Disita

Discussion about this post

Recommended

IMM Desak Kapolres Madina Mundur Jika Tak Tertibkan PETI di Kotanopan

IMM Desak Kapolres Madina Mundur Jika Tak Tertibkan PETI di Kotanopan

5 bulan ago
Updet Terkini Kasus Covid- 19 di Madina Tinggal 2 Orang

Updet Terkini Kasus Covid- 19 di Madina Tinggal 2 Orang

6 tahun ago

Popular News

  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Bagaimana Pencegahan dan Pengendaliannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Cilacap Rencanakan Uang Hasil Pemerasan untuk THR Forkopimda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026