Panyabungan, StartNews Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP HM Reza Chairul AS bersama Bhabinkamtibmas Brigadir Nahbatul Fikar kembali menemui masyarakat dalam agenda Jumat Curhat. Kali ini, Kapolres memilih warung kopi yang menjadi tempat untuk mendengarkan keluh kesah masyarakat.
Program Jumat Curhat itu berlangsung di kedai kopi Umak Rahman di Desa Kampung Padang, Jumat (17/3). Puluhan warga tampak antusias menyambut kedatang Kapolres. Berbagai macam minuman dan makanan ringan dihidangkan di atas meja sembari proses tanya-jawab berlangsung.
Dalam kesempatan itu, dengan penuh senyum, Reza menanyakan kepada masyarakat tentang stuasi di desa mereka. Bagaimana Pak, kira-kira stuasi di desa kita ini apakah semua aman-aman saja dan kondusif? tanya Reza sembari menyeruput kopi.
Menanggapi pertanyaan Kapolres itu, hatobangan desa setempat, Hasanuddin, mengluhkan kenakalan remaja di lingkungan tempat tinggalnya. Menurut dia, sering terjadi keributan antar-pelajar. Para pelajar itu juga kerap menggeber-geber sepeda motornya saat pulang sekolah sehingga terjadi kebisingan.
Kalau saya, Pak, hanya ingin penertiban atau pembinaan pelajar di lingkungan ini. Karena sering sekali ada perkelahian dan menggeber gas motornya, bahkan balap-balapan malam hari, kata Hasan.
Menjawab persoalan itu, Reza mengakui bahwa kenakalan remaja saat ini sudah terjadi dimana-mana. Namun demikian, Reza mengatakan pendidikan anak yang paling utama dari orangtua.
Untuk menanggulangi masalah kenakalan remaja, menurut Reza, perlu dibuat kesibukan anak-anak dengan berbagai kegiatan yang positif. Misalnya, siang sekolah, sore olahraga, dan malam mengaji. Kalau anak kita sudah capek seharian otomatis malam dia akan istirahat dan tidak lagi ada waktu untuk hal-hal yang negatif, kata perwira menengah alumni Akpol 2003 itu.
Sesi akhir kegiatan Jumat Curhat, Kapolres foto bersama masyarakat di warung kopi tersebut.
Reporter: Rls





Discussion about this post