Tambangan, StartNews – Pemandangan yang menyejukkan hati terlihat jelas di lapangan Kantor Desa Muaramais, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Minggu (2/11/2025) pagi. Anak-anak terlihat ceria bermain permainan tradisional.
Mereka juga menikmati makanan tambahan (PMT) dalam kegiatan rutin sekali dalam sepekan bertajuk Wisata Permainan Leluhur atau biasa disingkat Witapermainur. Kegiatan ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membawa kembali nostalgia masa lalu yang berharga.
Dalam kegiatan ini, anak-anak terlibat dalam berbagai permainan tradisional seperti congklak, tali, marsimonjap (sembunyi), dan merangkai gelang dari manik-manik. Di sisi lain lapangan, anak laki-laki tampak asyik bermain sepak bola di dekat kilang padi.

Suasana ramai dipenuhi tawa dan kebahagiaan menunjukkan antusiasme mereka untuk beraktivitas di luar ruangan, jauh dari layar gadget.
Kepala Desa Muaramais Syahrir Matondang mengatakan kegiatan itu bukan sekadar ajang bermain, tetapi juga sebagai wadah untuk belajar dan membentuk karakter anak.
“Hari ini kami mengajari anak-anak membuat gelang tangan dari manik-manik. Kegiatan ini melatih kreativitas dan koordinasi tangan-mata anak,” ujarnya.
Dengan slogan inspiratif “ingat, bermain tak perlu mewah. Sehat dan bergizi tak perlu mahal,” kegiatan Witapermainur menjadi simbol kepedulian masyarakat terhadap tumbuh-kembang anak yang sehat, cerdas, dan kreatif.
Reporter: Sir




Discussion about this post