Panyabungan, StartNews Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution megajak semua pihak untuk tetap menggalakkan vaksinasi Covid-19 kendati Kabupaten Madina saat ini berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyrakat (PPKM) level 2.
Vaksinasi harus terus digalakkan. Tak boleh lagi terjadi kebut-kebutan target vaksinasi dengan waktu yang diberikan pemerintah pusat, tulis Atika di laman facebook-nya, Atika Azmi Utammi, Sabtu (13/11/2021).
Meskipun sudah turun level 2, Atika menegaskan, Pemkab Madina akan tetap melaksanakan vaksinasi dalam skala besar. Targetnya, agar Madina bisa secepat mungkin mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok.
Apalagi untuk wilayah Sumut (Sumatera Utara), saat ini Madina masih di posisi 19 dalam capaian vaksinasi, ungkap gadis yang menjadi wakil bupati termuda di Indonesia ini.
Terkait turunnya Kabupaten Madina ke PPKM level 2, Atika mengatakan hal itu merupakan hasil usaha semua pihak, termasuk pemerintah, swasta, terlebih masyarakat. Namun, bukan berarti tugas telah selesai. Semangat kebersamaan seperti pada masa level 3 harus tetap dikedepankan, tulisnya.
Atika menjelaskan, vaksinasi tidak semata-mata bertujuan menurunkan level PPKM. Lebih dari itu, kata dia, vaksinasi juga bertujuan melindungi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Ayo! Sukseskan vaksinasi dan bersama-sama kita capai kekebalan kelompok, pungkasnya.
Rapat Evaluasi
Jumat (12/11/2021) kemarin, Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution memimpin rapat evaluasi perkembangan pandemi Covid-19 dan vaksinasi pada PPKM level 2 menuju level 1. Rapat ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Madina, Panyabungan.
Rapat evaluasi tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, para unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Madina, Sekdakab Madina Gozali Pulungan, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan kepala Puskesmas se-Madina.
Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No. 58 Tahun 2021, status PPKM di Kabupaten Madina ditetapkan pada level 2.
Sementara Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan agar pencapaian vaksinasi minimal sebesar 50 persen dan usia di atas 60 tahun mencapai 40 persen hingga akhir November 2021.
Sedangkan untuk Kabupaten Madina, vaksinasi baru mencapai 42,21 persen. Bahkan, vaksinasi usia di atas 60 tahun baru mencapai 21,09 persen.
Reporter: Saparuddin Siregar





Discussion about this post