• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Maret 20, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Sempat Mendapat Perlawanan, Petugas Tertibkan Pedagang di Pasar Lama Panyabungan

by Redaksi
Sabtu, 4 Oktober 2025
0 0
0
Sempat Mendapat Perlawanan, Petugas Tertibkan Pedagang di Pasar Lama Panyabungan
ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews – Tim Gabungan Satuan Polisi Pamong Praja Mandailing Natal (Satpol PP Madina) bersama TNI, Polri, BPBD Madina, serta Forkopimcam Panyabungan menertibkan para pedagang kaki lima di Jalan Lingkar Pasar Lama Panyabungan, Sabtu (4/10/2025). Para pedagang itu diminta pindah ke pasar Eks Bioskop Tapanuli.

Aksi penertiban itu sempat mendapat perlawanan dari pedagang saat petugas mengangkut barang dagangan mereka untuk dipindahkan ke Pasar Tapanuli. Petugas Satpol PP adu mulut dengan pedagang yang menyoraki mereka.

Delita, pedagang di Pasar Lama, mengaku kesal kepada petugas yang memaksanya pindah dan mengangkut barang dagangannya ke dalam truk Satpol PP.

Delita kesal karena lapak tempatnya berdagang tidak menyalahi aturan. “Saya berjualan di lapak pribadi. Saya membayar uang sewa kepada pemilik lapak, kenapa dagangan saya diangkut, Pak Satpol PP,” katanya.

Delita mengatakan berjualan di Jalan Lingkar Pasar Lama bukan untuk mencari kekayaan, tetapi untuk menafkahi anak- anaknya. “Tolong, Pak, jangan larang kami berjualan disini,” katanya memohon.

Benni Aswandi, juga pedagang di Pasar Lama, meminta petugas tidak tebang pilih dlam menertibkan pedagang.

“Tertibkan semuanya. Jangan ada lagi yang berdagang di jalan keliling ini. Pindahkan ke pasar yang sudah bapak fasilitasi agar dagangan kami laku disana,” tuturnya.

Dia menyesalkan sikap arogansi petugas yang menertibkan pedagang.

“Seperti orang tidak punya perasaan sosial. Dagangan kami diangkut sembarangan, sehingga banyak dagangan kami berserakan di truk dan berjatuhan ke jalan ini,” ungkapnya.

Dia mengatakan modal dagangannya itu masih berhutang kepada orang lain. Karena barangnya berceceran, dia mengaku bingung untuk membayar hutangnya.

“Gimana nanti kami membayarnya. Kami banyak hutang untuk berjualan ini, mau bayar pakai apa nanti kalau barang kami hilang,” katanya.

Reporter: Agus Hasibuan

Tags: panyabunganPasar LamapedagangPenertibanPetugas
ShareTweet
Next Post
Wali Murid Keluhkan Kondisi SDN 356 Sinunukan VI, Kepsek: Jangan Fitnah

Orangtua Murid Menilai Korwil XIV Batahan Bela Kepala SDN 356 Sinunukan VI

Discussion about this post

Recommended

Sambut Ramadan, Ketua Forum Komunikasi LMK Cakung  Inisiasi Silaturahmi dengan Pemangku Wilayah

Sambut Ramadan, Ketua Forum Komunikasi LMK Cakung Inisiasi Silaturahmi dengan Pemangku Wilayah

1 tahun ago
Kantor Lurah Timbangan Ludes Terbakar

Kantor Lurah Timbangan Ludes Terbakar

5 bulan ago

Popular News

  • Sahnan Pasaribu Didepak, Bupati Madina Lantik Afrizal Jadi Sekda

    Sahnan Pasaribu Didepak, Bupati Madina Lantik Afrizal Jadi Sekda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Madina Somasi Media Online Terkait Tudingan Pungli Kadinkes

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Nama-nama Pemenang Lomba Berkah Ramadhan Padangsidimpuan 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jamaah Tarekat Naqsabandiyah Padang Salat Idul Fitri Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasmada 91 Salurkan Santunan Lebaran untuk 41 Anak Yatim Comeben

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025