• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Februari 14, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Polisi Masih Mencari Sopir Bus ALS yang Kecelakaan Tunggal di Agam

SUMATERA BARAT

by Redaksi
Rabu, 17 April 2024
0 0
0
Polisi Masih Mencari Sopir Bus ALS yang Kecelakaan Tunggal di Agam

Bus ALS BK-7371-DD yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Bukittinggi-Medan, tepatnya di Kampung Koto Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumbar. (FOTO: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

ADVERTISEMENT

Bukittinggi, StartNews Hingga hari ini (17/4/2024), polisi masih mencari keberadaan sopir Bus ALS BK-7371-DD yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Bukittinggi-Medan, tepatnya di Kampung Koto Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) pada Senin (15/4/2024) lalu. Saat kecelakaan terjadi, bus nahas ini disopiri pria berinisial KH.

“Sopir bus belum kita amankan sampai sekarang. Karena saat itu ada dua sopir,” kata Kasat Lantas Polres Bukittinggi AKP Andika Trisna Wijaya, dikutip dari laman detikSumut, Rabu (17/4/2024).

Kecelakaan Bus ALS itu menyebabkan satu penumpang meninggal dunia dan 30 penumpang lainnya luka berat dan luka ringan. Saat ini keberadaan KH, sopir bus, belum diketahui polisi atau pihak ALS sejak kecelakaan terjadi.

BACA JUGA:

  • Ini Daftar Korban Penumpang Bus ALS yang Kecelakaan di Agam
  • Update Kecelakaan Tunggal Bus ALS di Agam, Satu Penumpang Meninggal
  • VIDEO: Bus ALS Terbalik di Agam, Dua Penumpang Meninggal dan Belasan Luka-luka

“Sampai saat ini keberadaan dia belum kita ketahui sejak kejadian. Karena saat kecelakaan itu dialah yang mengendarai bus. Sementara sopir yang satu lagi saat kecelakaan lagi istirahat. Sementara saat ini dia juga masih dalam perawatan di RS. Keterangan dia juga belum kita peroleh,” kata Andika.

Andika menegaskan pihaknya masih mencari keberadaan KH, termasuk meminta bantuan pihak ALS agar dapat menghadirkan sopir tersebut.

Saat kecelakaan, bus yang berangkat dari Kota Medan menuju Tangerang, Banten, itu beranggotakan empat orang tim. Dua merupakan sopir dan dua lagi kernet bus. Sementara yang baru dimintai keterangan oleh polisi baru dua orang kernet bus.

Reporter: Sir

Tags: AgamBus ALSKecelakaan TunggalSopir
ShareTweet
Next Post
Ivan dan Atika Hadiri Pembekalan Cakada Partai Golkar, Akankah Berpasangan?

HIPMI Sumut Optimistis KIM Dukung Bobby Nasution di Pilgub 2024

Discussion about this post

Recommended

Bupati Madina Resmikan Objek Wisata Goa Pastap Boru Sambilan Jogi

Bupati Madina Resmikan Objek Wisata Goa Pastap Boru Sambilan Jogi

4 tahun ago
Mimpi Bupati Agam Punya Perguruan Tinggi Langsung Direspon Muhammadiyah

Mimpi Bupati Agam Punya Perguruan Tinggi Langsung Direspon Muhammadiyah

4 tahun ago

Popular News

  • DPC IMA STAIN Madina Demo DPRD Terkait Program MBG

    DPC IMA STAIN Madina Demo DPRD Terkait Program MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pungli Jam Mengajar Guru Sertifikasi di SMPN 1 Sayur Matinggi Tapsel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelajar Tewas Usai Tabrak Truk Parkir di Batang Ayumi Julu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Bidik Jaya sebagai Tersangka Tragedi Tambang Emas Ilegal di Kotanopan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Padangsidimpuan Ringkus Dua Pengedar Ganja yang Dipasok dari Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025