Perhimpunan Purnabhakti ASN (PPASN) Tapanuli Selatan menggelar halal bihalal 1447 H untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mengapresiasi pemulihan pasca-bencana di Tapsel.
Tapsel, StartNews – Perhimpunan Purnabhakti Aparatur Sipil Negara (PPASN) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) menggelar halal bihalal 1447 Hijriah di Aula Natama Hotel Padangsidimpuan, Selasa (7/4/2026).
Acara yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu menjadi momentum penting bagi para purnabakti untuk mempererat tali silaturahmi setelah masa tugas berakhir.
Kegiatan itu dihadiri Ketua Pembina PPASN Tapsel H. Syahrul M. Pasaribu, Ketua PPASN Tapsel Marasaud Harahap, serta anggota dan undangan lainnya.
Ketua PPASN Tapsel Marasaud Harahap mengatakan pertemuan itu merupakan sarana untuk saling memaafkan sekaligus menjaga semangat kebersamaan di lingkungan purnabakti. Dia juga mengapresiasi Bupati Tapsel Gus Irawan beserta jajaran atas keberhasilan penanganan pasca-bencana yang melanda wilayah tersebut pada akhir 2025.
Menurut dia, langkah cepat pemerintah daerah telah memastikan tidak ada lagi korban bencana yang tinggal di tenda pengungsian, karena kini telah menempati Hunian Sementara (Huntara) maupun Hunian Tetap (Huntap).
“Mari kita dukung dan doakan seluruh jajaran Pemkab Tapsel agar mereka terus bekerja keras untuk melakukan pemulihan pasca bencana di Tapsel yang kita cintai ini. Dengan demikian, Tapsel segera bangkit,” ujar Marasaud Harahap.
Hal senada disampaikan perwakilan anggota PPASN Tapsel, Sarjan Lubis, yang menyatakan kegiatan ini sebagai agenda rutin tahunan yang diharapkan dapat berkembang menjadi pertemuan yang lebih intensif, seperti pengajian rutin.
Sarjan yang juga menjabat Ketua PMI Tapsel mengajak anggota untuk tetap solid dan saling mendoakan, terutama bagi rekan-rekan yang telah wafat. Dia berharap komunikasi antar-anggota tetap terjaga dengan baik sebagai bentuk dukungan moral satu sama lain pada masa tua.
Sementara Ketua Pembina PPASN Tapsel H. Syahrul M. Pasaribu juga mengapresiasi dedikasi jajaran Pemkab Tapsel dalam menangani kerusakan infrastruktur dan lahan pertanian akibat bencana alam.
Mantan Bupati Tapsel dua periode ini menyoroti kerja keras pemerintah daerah, yang bahkan mendapatkan pujian dari menteri Kabinet Merah Putih, hingga menjadikan Tapanuli Selatan sebagai model percontohan nasional dalam penanganan bencana.
“Agar kerusakan bencana alam seperti infrastruktur dan lahan pertanian yang rusak secara berkesinambungan dapat segera dipulihkan. Dengan demikian, Tapsel dapat segera bangkit,” ungkap Syahrul Pasaribu.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post