• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Senin, Februari 2, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Panen Raya Jagung, Sumut Surplus 35.986 Ton

by Redaksi
Kamis, 30 September 2021
0 0
0
Panen Raya Jagung, Sumut Surplus 35.986 Ton

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat acara Penen Jagung Nusantara di Desa Namukur Utara, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Rabu (29/9/2021). (FOTO: DISKOMINFO SUMUT)

Langkat, StartNews Hingga Agustus 2021, produksi jagung di Sumatera Utara (Sumut) mencapai 1.133. 896 ton. Sementara kebutuhan lokal hanya 1.097.900 ton. Dengan demikian, produksi jagung di Sumut masih surplus 35.986 ton.

Meski demikian, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi akan terus memacu produksi jagung Sumut, karena jagung memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian Sumut dan menyejahterakan petani.

Sumut diprediksikan mampu memproduksi jagung sekitar 1,7 juta ton dalam satu tahun dengan luas lahan 284.549 hekatere. Sampai saat ini, menurut Edy Rahmayadi, produksi jagung di Sumut mencapai 1 juta ton dan masih surplus 35.986 ton.

Indonesia masih butuh jagung dalam jumlah yang besar. Kita upayakan sebagian dipenuhi Sumut. Tahun depan kita juga rencanakan pembangunan pabrik pakan ternak, sehingga kebutuhan jagung akan meningkat. Kita perlu pacu produksi jagung kita, kata Edy Rahmayadi usai acara Penen Jagung Nusantara di Desa Namukur Utara, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Rabu (29/9/2021).

Saat ini rata-rata petani di Sumut mampu memproduksi 7-8 ton jagung per hekatere. Kedepannya Edy Rahmayadi berharap produksi jagung Sumut mampu mencapai 10 ton per hektare.

Kalau di desa ini (Namoukur) itu luas lahannya sekitar 540 hektare, jadi bisa memproduksi kurang lebih 4.300 ton. Kita upayakan kedepan bisa 10 ton per hektare, karena itu kita perlu support petani, mengetahui kesulitan mereka. Tanah kita ini subur, saya rasa itu bisa kita capai, terang Edy Rahmayadi.

Panen Jagung Nusantara merupakan kegiatan memperingati Hari Tani Nasional. Kegiatan ini dilakukan serentak secara virtual dari berbagai daerah penghasil jagung di Indonesia. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menghadiri kegiatan ini dari desa sentra jagung nasional Banjarsari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Limpo mengatakan Indonesia harus mampu mengekspor jagung, karena saat ini masih surplus dan dengan kualitas yang baik. Dia juga berharap tidak ada produksi jagung di bawah 6 ton per hektare, karena itu akan merugikan petani.

Komoditi ini harus kita perlihara, dia bisa mendongkrak perekonomian kita. Jangan ada yang di bawah 6 ton produksinya. Kalau ada berarti ada masalah di sana, bupati, gubernur lapor saya apa masalahnya. Kalau anak buah saya yang main-main kita tindak, kata Limpo dari Desa Banjarsari melalui video teleconference.

Sementara salah seorang petani Desa Namoukur, Jasanoto Sembiring saat dialog langsung dengan Gubernur Edy Rahmayadi, menyampaikan keluh-kesah petani di desanya. Dia dan teman-teman sempat kesulitan bertani, karena ketersediaan pupuk yang tidak konsisten. Ada juga permasalahan benih yang kualitasnya tidak merata dan alat sistem pertanian (alsintan) yang kurang jumlahnya.

Kurangnya alsintan di daerah ini mengganggu sistem irigasi yang sudah disusun masyarakat, karena keterlambatan masa tanam. Bila ada satu desa yang terlambat melakukan penanaman benih, maka akan tumpang tindih dengan desa yang lain. Sehingga, jatah air irigasi untuk satu desa harus dibagi untuk dua desa.

Ada teman kita yang sewa lahan, katanya pupuk aman, nyatanya pas dia mulai tanam pupuk sulit. Ada juga bantuan bibit yang kualitasnya tidak merata, ada bagus ada tidak dan satu lagi alsintan kita yang kurang jumlahnya. Tetapi syukur, Pak Gubernur mau mendengarkan kita dan sudah dijawab. Mudah-mudahan segera terlaksana, kata Jasanton kepada Edy Rahmayadi.

Hadir pada acara Panen Jagung Nusantara di Desa Namukur Utara, di antaranya Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin dan Ketua DPRD Kabupaten Langkat Sribana Perangin Angin. Hadir juga Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Pemprov Sumut Bahruddin Siregar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Irman Oemar, Kepala Dinas Perkebunan Lies Handayani Siregar serta OPD terkait Kabupaten Langkat.

Reporter: Rls

Tags: Panen Raya JagungPertanianProduksi Jagungsumut Surplul Jagung
ShareTweet
Next Post
Tidak Benar Ada Penetapan Biaya Admin Dana Desa di Siabu

Anwar Hafid Sebut Kepala Desa Perlu Diberikan Hak Diskresi Mengelola Dana Desa

Discussion about this post

Recommended

Kapolres Madina Pastikan Proses Hukum Kasus Asusila Anak Tetap Berjalan

Kapolres Madina Pastikan Proses Hukum Kasus Asusila Anak Tetap Berjalan

2 tahun ago
Menunggang Trail, Bupati Tapsel Tinjau Irigasi Rusak di Angkola Timur

Menunggang Trail, Bupati Tapsel Tinjau Irigasi Rusak di Angkola Timur

11 bulan ago

Popular News

  • Gubernur Sumut Resmikan Rute Penerbangan Wings Air Pinangsori–Pekanbaru

    Gubernur Sumut Resmikan Rute Penerbangan Wings Air Pinangsori–Pekanbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelantikan 3.990 PPPK Paruh Waktu Pemkab Madina Diadakan Secara Hybrid Kamis Lusa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terkait Integritas, Bupati Madina Ultimatum 3.990 PPPK Paruh Waktu yang Baru Dilantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejutan Zakat Gaji PPPK Guru di Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebelas Akademisi Berebut Kursi Ketua STAIN Madina Periode 2026-2030, Ini Nama-namanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025