Muarasipongi, StartNews – Pemerintah Kecamatan Muarasipongi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai langkah awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2027.
Musrenbang yang diadakan di Aula Kantor Camat Muarasipongi pada Senin (9/2/2026) ini menjadi wadah penyampaian aspirasi pembangunan bagi 15 desa dan 1 kelurahan yang ada di Kecamatan Muarasipongi.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, forum ini menekankan pada sinkronisasi antara kebutuhan riil di tingkat akar rumput dengan ketersediaan anggaran daerah yang realistis.
Para pemangku kebijakan, mulai dari perangkat desa hingga perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), berkumpul untuk memastikan proyeksi pembangunan tiga tahun kedepan benar-benar menyentuh sektor-sektor penting seperti infrastruktur jalan, kualitas pendidikan, dan akses layanan kesehatan.
Camat Muarasipongi Asrul Sani mengatakan keterlibatan aktif para kepala desa menentukan arah kesejahteraan masyarakat pada masa depan. Dia menegaskan forum ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen untuk memastikan setiap usulan dari desa memiliki landasan yang kuat guna mendorong percepatan pembangunan yang berkelanjutan di wilayah tersebut.
“Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyelaraskan usulan pembangunan dari desa dengan arah kebijakan pembangunan daerah. Saya berharap seluruh peserta dapat berpartisipasi aktif dalam menyampaikan aspirasi dan kebutuhan masyarakat secara konstruktif dan realistis, sehingga tercipta perencanaan yang tepat sasaran,” katanya di hadapan para peserta musyawarah.
Fokus diskusi dalam Musrenbang kali ini mencakup lima bidang utama yang dianggap paling mendesak bagi warga Muarasipongi. Selain perbaikan infrastruktur fisik, penguatan ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat desa juga menjadi isu penting.
Hal itu dimaksudkan agar perencanaan pembangunan tahun 2027 mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi warga di wilayah perbatasan tersebut melalui peningkatan pelayanan publik yang lebih transparan.
Seiring berakhirnya sesi diskusi, usulan-usulan prioritas dari setiap desa akan dirangkum untuk dibawa ke tingkat kabupaten.
Pemerintah kecamatan optimistis melalui perencanaan yang partisipatif ini, masyarakat Muarasipongi akan mendapatkan porsi pembangunan yang adil guna meningkatkan taraf hidup mereka secara menyeluruh pada masa mendatang.
Reporter: Dian Lukman





Discussion about this post