WAKTU terus bergulir. Kini kita berada di ambang pintu tahun 2026. Menoleh sejenak ke belakang. Tahun 2025 bukanlah perjalanan yang tanpa rintangan bagi Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Bumi Gordang Sambilan ini telah melewati berbagai ujian, termasuk tantangan bencana alam yang menguji batas kepedulian dan ketangguhan kolektif kita sebagai sebuah masyarakat.
Namun, di balik setiap musibah, terselip pelajaran berharga tentang kemanusiaan. Dari peristiwa-peristiwa tersebut, kita belajar bahwa kewaspadaan, kepedulian terhadap lingkungan, dan solidaritas sosial bukanlah sekadar slogan, melainkan napas yang menjaga kita tetap berdiri tegak. Semangat gotong-royong yang muncul di saat-saat sulit sepanjang 2025 menjadi modal sosial terbesar kita untuk melangkah lebih jauh.
Memasuki tahun 2026 nanti, mari kita jadikan Mandailing Natal sebagai daerah yang terus tumbuh dalam balutan rasa aman, kemajuan ekonomi, dan kesejahteraan yang merata.
Ada harapan besar agar pelayanan publik di tahun yang baru nanti tidak hanya sekadar berjalan, tetapi bertransformasi menjadi semakin baik. Pembangunan harus dipastikan menyentuh setiap sudut desa, memastikan bahwa tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam gerak langkah kemajuan.
Tahun 2026 menuntut keterpaduan antara kebijakan pemerintah dan aspirasi rakyat. Komitmen lembaga perwakilan rakyat (DPRD) untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik menjadi jangkar penting dalam pembangunan yang adil.
Partisipasi aktif masyarakat dan kepercayaan yang kuat kepada pemerintah merupakan mesin utama yang akan menggerakkan perubahan. Tanpa persatuan dan kebersamaan, cita-cita menuju Mandailing Natal yang sejahtera akan sulit terwujud. Persatuan menjadi kekuatan utama kita.
Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat Mandailing Natal. Mari kita songsong tahun ini dengan semangat kesiapsiagaan yang lebih kuat dan hati yang penuh optimisme.
Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan bagi daerah kita tercinta, menjadikannya tempat yang lebih aman, tangguh, dan bermartabat bagi generasi mendatang.
Penulis: Saparuddin Siregar | Pemimpin Redaksi StartNews.co.id





Discussion about this post