• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Maret 7, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Menakar Nalar Ketua APDESI Madina: Mengemis Cepat, Mengabai Taat

by Redaksi
Jumat, 6 Maret 2026
0 0
0
Menakar Nalar Ketua APDESI Madina: Mengemis Cepat, Mengabai Taat
ADVERTISEMENT

PERMINTAAN Ketua APDESI Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Miswaruddin agar Pemerintah Kabupaten Madina segera mencairkan Alokasi Dana Desa (ADD) periode Januari hingga Maret 2026 sebelum Idulfitri tiba, sekilas terdengar seperti perjuangan heroik demi kesejahteraan perangkat desa.

Namun, jika kita membedah narasi tersebut lebih dalam, desakan ini justru menunjukkan sebuah mentalitas tata kelola yang mengkhawatirkan, karena secara tersirat meminta pemerintah daerah untuk menabrak rambu-rambu regulasi demi alasan kemanusiaan yang dipaksakan.

Sangat ironis melihat sebuah asosiasi yang menaungi para pemimpin tingkat desa justru memosisikan administrasi sebagai hambatan, bukan sebagai fondasi pertanggungjawaban.

Miswaruddin menggunakan momentum Lebaran dan daya beli masyarakat sebagai kartu as untuk melunakkan ketegasan aturan. Padahal, alasan perut tidak seharusnya menjadi pembenaran untuk mengabaikan kewajiban administratif yang fundamental, seperti penyelesaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dan Laporan Pertanggungjawaban (SPJ) tahun sebelumnya.

Klaim APDESI mengenai kendala teknis pada aplikasi Siskeudes pun langsung terbantahkan oleh pernyataan tegas Kepala Dinas PMD Madina Irsal Pariadi, yang menjamin sistem tersebut telah siap sepenuhnya.

Hal itu mengindikasikan bahwa hambatan yang sebenarnya terjadi bukanlah pada mesin atau sistem, melainkan pada kemauan dan kedisiplinan aparatur desa dalam menyelesaikan dokumen pendukung.

Meminta pencairan dana tanpa dokumen yang lengkap adalah preseden buruk yang berisiko menciptakan budaya “cair dulu, urusan belakangan”, yang merupakan pintu masuk bagi praktik maladminstrasi dan korupsi.

Alih-alih mendesak bupati untuk memberikan dispensasi yang berisiko hukum, APDESI Madina seharusnya berkaca pada fakta bahwa sudah ada desa-desa di tiga kecamatan yang mampu melakukan pengusulan karena tertib administrasi. Ini membuktikan bahwa masalahnya bukan pada prosedur Pemkab yang berbelit, melainkan pada lambatnya kinerja internal di banyak desa.

Jika kesejahteraan perangkat desa memang menjadi prioritas utama Miswaruddin, maka energi asosiasi seharusnya dicurahkan untuk membimbing desa-desa anggota agar segera menuntaskan APBDes sejak awal tahun, bukan baru berteriak kencang saat hari raya sudah di depan mata.

Menuruti desakan untuk mencairkan dana tanpa dasar dokumen yang sah hanya akan mendidik pemerintah desa menjadi entitas yang manja dan tidak profesional. Pemerintah Kabupaten Madina harus tetap berdiri tegak di atas prinsip akuntabilitas. Uang negara, sekecil apapun itu, memiliki prosedur yang harus dihormati.

Menuntut hak tanpa menuntaskan kewajiban administrasi adalah bentuk kegagalan kepemimpinan. Menggunakan isu hari raya sebagai alat tekan politik adalah strategi yang sudah usang sekaligus tidak sehat bagi masa depan tata kelola keuangan desa di Madina. (*)

Penulis: Saparuddin Siregar | Pemred StartNews.co.id

Tags: Ketua APDESI MadinaMenakar NalarMengabai TaatMengemis CepatSikap Redaksi
ShareTweet
Next Post
Rekrutmen Paskibraka 2026 di Madina, Simak Syarat, Jadwal, dan Cara Daftarnya

Rekrutmen Paskibraka 2026 di Madina, Simak Syarat, Jadwal, dan Cara Daftarnya

Discussion about this post

Recommended

Dalam Sebulan, Polda Sumut Tangkap 1.467 Tersangka Kasus Narkoba

Dalam Sebulan, Polda Sumut Tangkap 1.467 Tersangka Kasus Narkoba

2 tahun ago
Pohon Tumbang Hambat Transportasi ke Pantai Barat Madina

Pohon Tumbang Hambat Transportasi ke Pantai Barat Madina

2 tahun ago

Popular News

  • Menaklukkan Aspal Sumatera, Ini Jalur Mudik Terbaik dari Jakarta ke Bukittinggi

    Menaklukkan Aspal Sumatera, Ini Jalur Mudik Terbaik dari Jakarta ke Bukittinggi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua Yayasan SPS Soroti Ketidakjelasan Regulasi Program MBG di Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Penjelasan Wakapolda Sumut Terkait Penertiban PETI di Perbatasan Tapsel-Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel-Madina Beromzet Rp1,5 Miliar per Hari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Sumut Sita Dua Ekskavator Tambang Emas Ilegal di Siabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025