• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Februari 14, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Kisah Haru Korban Semeru, Rumini Peluk Ibunya hingga Napas Terkakhir

by Redaksi
Rabu, 8 Desember 2021
0 0
0
Kisah Haru Korban Semeru, Rumini Peluk Ibunya hingga Napas Terkakhir

FOTO: ISTIMEWA

ADVERTISEMENT

Jakarta, StartNews Peristiwa erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (4/12/2021) lalu selalu menyimpan banyak cerita dan kisah haru di dalamnya. Satu di antaranya kisah yang menjadi perhatian seorang anak bernama Rumini (28) dan ibunya bernama Salamah (70).

Ibu dan anak ini ditemukan meninggal dunia dan ketika ditemukan keduanya dalam posisi berpelukan saat kejadian.

Menurut salah seorang tetangganya yang sekaligus anggota DPRD Kabupaten Lumajang Muhamad Hasan, Rumini adalah sosok wanita yang baik dan sopan di lingkungannya.

“Saya cukup mengenal, Rumini orangnya baik, sopan dan memang ia tinggal disana bersama ibunya,” kata Hasan melalui wawancara Pro 3 RRI, Rabu (8/12/2021).

Ibunya yang bernama Salamah tersebut diduga memiliki penyakit stroke. Saat kejadian, Rumini enggan meninggalkan ibunya yang sakit sendirian.

“Ibu Salamah itu biasanya dianggap nenek, dia mengidap penyakit stroke. Kesetiaan anak melindungi ibunya saat kejadian besar ini,” tutur Hasan.

Rumah yang menjadi tempat penemuan dua korban ibu dan anak ini dalam kesehariannya dihuni oleh empat orang anggota keluarga. Dua orang lainnya sudah mengungsi duluan, karena mereka sedang berada di luar.

Sebagai informasi, pada saat kejadian keduanya ditemukan di dapur rumahnya di Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kabupaten Lumajang, dalam posisi saling berpelukan.

Informasi beredar bahwa sang ibu yang sudah lansia tidak memungkinkan untuk keluar ke rumah, sehingga Rumini tidak tega meninggalkan ibunya. Dia memutuskan untuk menemani ibunya hingga ajal menjemputnya.

Sumber: RRI

Tags: Kisah HaruKorban SemeruRumini
ShareTweet
Next Post
Kapolda Sumut: Kalau Ada Anggota Saya Melanggar, Jewer Dia

Kapolda Sumut: Kalau Ada Anggota Saya Melanggar, Jewer Dia

Discussion about this post

Recommended

Tim Pemenangan SAHATA Santuni Puluhan Anak Yatim di Kelurahan Siabu

Tim Pemenangan SAHATA Santuni Puluhan Anak Yatim di Kelurahan Siabu

1 tahun ago
PKS Madina Bentuk Satgas Penanganan Covid-19

PKS Madina Bentuk Satgas Penanganan Covid-19

6 tahun ago

Popular News

  • DPC IMA STAIN Madina Demo DPRD Terkait Program MBG

    DPC IMA STAIN Madina Demo DPRD Terkait Program MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pungli Jam Mengajar Guru Sertifikasi di SMPN 1 Sayur Matinggi Tapsel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelajar Tewas Usai Tabrak Truk Parkir di Batang Ayumi Julu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Bidik Jaya sebagai Tersangka Tragedi Tambang Emas Ilegal di Kotanopan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Padangsidimpuan Ringkus Dua Pengedar Ganja yang Dipasok dari Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025