• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Maret 20, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Karantina Belawan Musnahkan Komoditas Pertanian Asal Malaysia

by Redaksi
Kamis, 17 Februari 2022
0 0
0
Karantina Belawan Musnahkan Komoditas Pertanian Asal Malaysia

FOTO: DOK. BARANTAN.

ADVERTISEMENT

Belawan, StartNews Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Belawan kembali memusnahkan komoditas pertanian yang masuk ke wilayah negara Indonesia melalui Pelabuhan Belawan lantaran tidak dilengkapi dokumen dari negara asal, Selasa (15/2/2022).

Komoditas pertanian berupa kacang ercis sebanyak 200 kilogram dan biji gandum sebanyak 500 kilogram yang berasal dari Malaysia dimusnahkan dengan incenerator,” kata Andi Yusmanto, Kepala Karantina Pertanian Belawan, pada acara pemusnahan di Kawasan Industri Medan IV.

Menurut Yusmanto, dokumen kesehatan berupa Sertifikat Kesehatan (Phytosanitary Certificate) dari negara asal harus dilengkapi sebagai jaminan kesehatan bagi komoditas pertanian yang diimpor. Ini penting guna melindungi sumber pangan kita, katanya.

Tidak hanya itu, dokumen tambahan berupa Prior Notice (PN) dan Certificate of Analysis (COA) dari negara asal, Malaysia, juga harus ada karena komoditas tersebut termasuk golongan pangan segar asal tumbuhan (PSAT) sesuai Permentan 55 Tahun 2016.

Yusmanto menyampaikan pihaknya melakukan pemusnahan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat betapa pentingnya dokumen kesehatan menyertai komoditas pertanian yang dilalulintaskan dan dimasukkan ke wilayah Indonesia.

Sebelum dilakukan pemusnahan, pihaknya menahan dan memberi kesempatan waktu tiga hari kepada pemiliknya (sesuai UU No 21 Tahun 2019 pasal 48 ayat 4) untuk melengkapi dokumen tersebut, tetapi tidak dilakukan.

Yusmanto menjelaskan, berdasarkan data IQFAST Karantina Pertanian Belawan, tindakan 3P (penahanan, penolakan, dan pemusnahan) pada tahun 2020, tindakan penahanan dua kali, penolakan dua kali, dan pemusnahan nihil. Sedangkan pada tahun 2021, tindakan penahanan dua kali, penolakan nihil, dan pemusnahan dua kali.

Dari tempat terpisah, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Bambang mengatakan, persyaratan karantina meliputi sertifikat kesehatan dari daerah atau negara asal melalui tempat pemasukan dan pengeluaran yang telah ditetapkan serta dilaporkan kepada petugas karantina untuk dilakukan tindakan karantina.

Tempat pemasukan dan pengeluaran harus diawasi ketat, kalau tidak media pembawa hama dan penyakit berhasil lolos masuk ke wilayah NKRI dan akan berisiko bagi kelestarian sumber daya alam Indonesia.

Jangan salah, benih meski sedikit masuk dalam kategori high risk. Untuk itu, penguatan sumber daya manusia Badan Karantina Pertanian di bidang pengawasan dan penindakan juga harus terus ditingkatkan, ujar Bambang.

Hal itu, kata dia, sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang menegaskan pintu keluar-masuk agar berfungsi lebih maksimal dalam kondisi aman dan sehat serta sesuai dengan norma-norma penyelenggaraan komoditas yang ada.

Turut hadir dalam acara pemusnahan itu, perwakilan Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Belawan, pimpinan PT Adhi Karya sebagai pemilik lokasi pemusnahan dan perwakilan pemilik.

Reporter: Rls

Tags: Karantina BelawanKementanKomoditas PertanianMalaysia
ShareTweet
Next Post
Mendag Ancam Tindak Distributor Jika Tak Salurkan Migor ke Pasar Rakyat

Mendag Ancam Tindak Distributor Jika Tak Salurkan Migor ke Pasar Rakyat

Discussion about this post

Recommended

Persiapan Hampir Rampung, Calon Jamaah Haji Asal Madina Tinggal Berangkat

Persiapan Hampir Rampung, Calon Jamaah Haji Asal Madina Tinggal Berangkat

4 tahun ago
Atika Minta Mahasiswa STAIN Madina Beradaptasi agar Tak Tereliminasi Keadaan

Atika Minta Mahasiswa STAIN Madina Beradaptasi agar Tak Tereliminasi Keadaan

4 tahun ago

Popular News

  • Sahnan Pasaribu Didepak, Bupati Madina Lantik Afrizal Jadi Sekda

    Sahnan Pasaribu Didepak, Bupati Madina Lantik Afrizal Jadi Sekda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Madina Somasi Media Online Terkait Tudingan Pungli Kadinkes

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jamaah Tarekat Naqsabandiyah Padang Salat Idul Fitri Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Nama-nama Pemenang Lomba Berkah Ramadhan Padangsidimpuan 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasmada 91 Salurkan Santunan Lebaran untuk 41 Anak Yatim Comeben

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025