Panyabungan, StartNews – Pertamina mulai mendistribusikan kembali pasokan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi maupun non-subsidi ke wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada hari ini (3/2/2026).
Pasokan BBM ini untuk mengatasi kekosongan stok yang terjadi selama tiga hari terakhir hingga memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Kepala Dinas Perdagangan Madina Parlin Lubis mengatakan jadwal masuknya armada pengangkut BBM ke Madina berjalan sesuai rencana pada Selasa (3/2/2026) hari ini.
Pemerintah daerah juga berkomitmen melakukan pengawasan ketat dengan memantau langsung proses pembongkaran BBM di lapangan guna memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.
Berdasarkan data distribusi hari ini, sejumlah SPBU menerima pasokan dengan volume yang bervariasi. SPBU 14229344 Aek Orsik tercatat menerima pasokan paling besar, yakni 16 kiloliter (KL) Pertalite, 16 KL Bio Solar, dan 8 KL Pertamax.
Volume serupa untuk Pertalite dan Bio Solar juga disalurkan ke SPBU 14229326 Aek Godang. Sementara SPBU 14229367 Aek Galoga difokuskan pada pengisian 16 KL Pertalite.
Selain itu, distribusi merata sebanyak masing-masing 8 KL Pertalite dan Bio Solar dilakukan di SPBU 14229323 Simangambat, SPBU 14229318 Pasar Baru Panyabungan, SPBU 13229105 Saba Purba, SPBU 14229320 Kotanopan, dan SPBU 14229325 Natal.
Khusus di SPBU 14229361 Sinunukan, pasokan difokuskan pada 8 KL Pertamax dan 8 KL Dexlite. Sedangkan SPBU 16229524 Batangnatal hari ini menerima tambahan stok 8 KL Pertalite untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.
Reporter: Sir





Discussion about this post