• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Maret 21, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Harga Karet di Kotanopan Anjlok Lagi, Hanya Rp 7.000 per Kilogram

by Redaksi
Sabtu, 10 September 2022
0 0
0
Harga Karet di Kotanopan Anjlok Lagi, Hanya Rp 7.000 per Kilogram
ADVERTISEMENT

Kotanopan, StartNews Pekan ini harga karet di pasar penjualan karet di Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, hanya di dikasaran Rp 7.000 per kilogram. Harga ini turun Rp 500 per kilogram dari pekan sebelumnya.

Turunnya harga karet ini makin melengkapi penderitaan rakyat. Sebelumnya, pemerintah sudah menaikkan harga BBM. Namun, kenaikan harga BBM tidak dibarengi naiknya harga hasil sumber daya alam lainnya. Sebaliknya, harganya justru menurun drastis.

Pantauan pada Sabtu ( 10/9/2022) di pasar penjualan karet di Kotanopan. Harga karet yang dijual warga kepada pengepul hanya kisaran Rp 7.000 per kilogram. Sedangkan karet kering di hargai Rp 7.500 per kilogram. Harga ini tidak sebanding dengan harga harga 1 kilogram beras yang mencapai Rp 11.000.

Nur Halimah, warga Kotanopan yang dijumpai usai menjual karetnya, mengaku tertekan dengan harga karet yang terus menurun. Dia membandingkan harga karet yang tidak sebanding dengan harga beras. Padahal, untuk saat ini pekerjaan yang dia lakoni bersama suaminya hanya sebagai penyadap karet. Untuk mencari pekerjaan lain kondiainya sulit saat ini .

Nur Halimah berharap pemerintah dapat mengontrol harga karet agar tidak turun lagi, minimal bertahan Rp 10.000 per kilogram seperti harga dua bulan lalu.

“Bayangkan saja, hasil menyadap karet sekarang tidak mencukupi untuk biaya kebutuhan sehari-hari. Belum lagi biaya anak sekolah, tentunya sangat jauh dari cukup,” ujarnya.

Zulhamdi Lubis, pengepul karet di Kotanopan, membenarkan harga karet untuk pekan ini di kisaran Rp 7.000 per kilogram. Harga ini turun Rp 500 dari pekan lalu.

Menurut dia, penyebab turunnya harga karet, karena secara global memang harganya turun.

Pantauan di lapangan, turunnya harga karet dua pekan terakhir juga berimbas pada menurunnya jumlah karet yang dijual warga di pasar penjual karet di Kotanopan. Dari hasil bincang-bincang dengan petani karet, rata- rata warga enggan menderes karetnya karena harganya murah.

Reporter: Lokot Husda Lubis

Tags: harga karetKomoditasKotanopan
ShareTweet
Next Post
Tim Investigasi PT SMGP Diminta Publikasikan Hasil Temuan

Tim Investigasi PT SMGP Diminta Publikasikan Hasil Temuan

Discussion about this post

Recommended

Kapolda Sumut Perintahkan Jajarannya Awasi Jam Operasional Tempat Hiburan

Kapolda Sumut Perintahkan Jajarannya Awasi Jam Operasional Tempat Hiburan

5 tahun ago

Bupati Madima Terima Hibah Bangunan Stadion Pemkab dari Kemenpora

6 tahun ago

Popular News

  • Sahnan Pasaribu Didepak, Bupati Madina Lantik Afrizal Jadi Sekda

    Sahnan Pasaribu Didepak, Bupati Madina Lantik Afrizal Jadi Sekda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Madina Somasi Media Online Terkait Tudingan Pungli Kadinkes

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jamaah Tarekat Naqsabandiyah Padang Salat Idul Fitri Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Nama-nama Pemenang Lomba Berkah Ramadhan Padangsidimpuan 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025