Ribuan jamaah memadati Gunung Beringin dalam acara Sejuta Salawat dan Halal bi Halal Pemkab Mandailing Natal untuk memperkuat spiritualitas dan memberantas penyakit sosial.
Panyabungan, StartNews – Suasana religius menyelimuti kawasan Gunung Beringin, Panyabungan Timur, pada Rabu, 8 April 2026. Ribuan jamaah dari berbagai pelosok memadati Masjid Jamik Diyatul Islam untuk mengikuti gelaran Sejuta Salawat yang diselenggarakan oleh jamaah Majelis Bukit Barokah bersama Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Acara yang berlangsung khidmat ini dipadu dengan agenda Halal bi Halal serta pengajian akbar yang menghadirkan pesan-pesan kesejukan di tengah masyarakat.
Lantunan bait-bait salawat yang menggema di langit Gunung Beringin dipandu langsung oleh Syech Abdul Karim Lubis sebagai imam perajut salawat dan dzikir.
Kehadiran sosok ulama karismatik, Buya H. Ahmad Salman Nasution Al Mandili, menambah kekhusyukan suasana melalui tausiyah dan tuntunan zikir yang membawa haru serta ketenangan bagi seluruh jamaah yang hadir.
Bupati Madina Saipullah hadir langsung di tengah-tengah jamaah didampingi Wakil Bupati Atika Azmi Utammi, Pj Sekda, pimpinan OPD, serta tokoh masyarakat. Tampak pula hadir Ketua PKB Madina Khoiruddin Faslah Siregar.
Dalam sambutannya, Saipullah memberikan apresiasi mendalam dan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga nilai-nilai religius di wilayah Bumi Gordang Sambilan tersebut.
“Majelis zikir dan salawat ini sangat baik dan perlu kita lestarikan. Pemda berkomitmen mendukung kegiatan yang memperkuat spiritualitas masyarakat,” ujar Saipullah saat memberikan sambutan di hadapan ribuan jamaah.
Lebih lanjut, Saipullah mengungkapkan keyakinannya bahwa kekuatan doa dan saawat merupakan benteng bagi daerah dari berbagai marabahaya.
Dia meyakini dengan terus mengagungkan nama Rasulullah SAW, Kabupaten Mandailing Natal akan dijauhkan dari musibah dan murka Allah SWT. Namun, di sela-sela pesan religiusnya, bupati juga memberikan catatan kritis mengenai kondisi sosial, terutama terkait maraknya penyalahgunaan narkoba, perjudian online, dan aksi maksiat lainnya yang masih ditemukan.
“Dengan salawat ini, kita ingin menciptakan rasa nyaman di hati masyarakat. Harapan kita, kegiatan ini menjadi wasilah agar perilaku menyimpang tersebut terkikis habis, sehingga cita-cita mewujudkan Madina yang madani dapat segera terwujud,” pungkasnya.
Reporter: R. Eserge





Discussion about this post