Panyabungan, StartNews Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menyatakan angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Madina masih termasuk kategori tinggi untuk kawasan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Atika menyampaikan hal itu saat menghadiri HUT ke-70 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Madina sekaligus pelantikan Pengurus Ranting IBI periode 2019-2024 di Gedung Serbaguna, Desa Parbangunan, Panyabungan, Kamis (26/6/2021).
Untuk itu, Atika berharap pada tahun-tahun mendatang IBI dapat berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas bidan terhadap pelayanan ibu dan anak. Dia mengatakan peran IBI dibutuhkan dalam mendukung program kerja pemerintah.
“Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal sangat memerlukan kolaborasi dan sinergitas para bidan dalam memberikan pelayanan prima di bidang kesehatan. Semoga kedepannya angka kematian anak dan ibu dapat kita turunkan di Kabupaten Mandailing Natal,” ujar wakil bupati termuda se-Indonesia ini.
Menurut Atika, momentum Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi tonggak eksisnya organisasi ini. Sebab, selang 6 tahun setelah merdeka lahirlah organisasi IBI. Artinya apa, di mata pemerintah keberadaan IBI sangat dibutuhkan untuk hadir di tengah masyarakat. Ini merupakan salah satu pilar penting bagi bangsa ini, katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Atika hadir bersama Ketua TP PKK Kabupaten Madina Hj. Eli Mahrani Jafar Sukhairi Nasution, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madina dr. Syarifuddin Nasution, Ketua Bhayangkari Deasy Fatimah Nasution, Ketua IBI Provinsi Sumatera Utara diwakili Melva Simatupang, Ketua IBI Kabupaten Madina Rosida Nasution, para pengurus Ikatan Dokter Indonesia (ID) Cabang Kabupaten Madina serta para undangan lainnya.
Ketua IBI Kabupaten Madina Rosida Nasution menyampaikan struktur kepengurusan IDI di 23 kecamatan di Kabupaten Madina telah memiliki 30 ranting kepengurusan. “Pengurus IBI di Kabupaten Mandailing Natal, alhamdulillah sudah mulai rampung dengan jumlah pengurus sebanyak 1.473 bidan yang tersebar di 30 ranting kepengurusan di 23 kecamatan yang ada, katanya.
Rosida menyatakan pihaknya akan terus bersinergi dalam mendukung program Pemkab Madina demi meningkatkan kesehatan para ibu dan anak. Target kerja kami kedepan adalah berusaha menurunkan angka kematian ibu dan anak,” ujarnya.
Sementara Melva Simatupang menyampaikan apresiasinya atas kinerja pengurus IBI Kabupaten Madina yang telah membentuk pengurus IBI di 30 ranting dan 23 kecamatan. Dia yakin keberadaan IBI akan menjadi garda terdepan dalam pelayanan terpadu terhadap ibu dan anak.
Jumlah bidan di Provinsi Sumatera Utara mencapai 19.000 orang yang tersebar di 33 kabupaten dan kota. Saya menyakini komitmen ketua IBI Kabupaten Mandailing Natal beserta jajaran pengurus lainnya telah membentuk kepengurusan sampai tingkat ranting dalam kurun waktu 6 bulan setelah dilantik, ungkapnya.
Menurut dia, hal itu merupakan prestasi yang membanggakan dari pengurus IBI Provinsi Sumatera Utara.
Saya ucapkan selamat mengemban amanah dan selamat bekerja kepada semua pengurus. Semoga IBI kedepannya semakin dicintai masyarakat, karena tugas kita adalah di primer,” pungkasnya.
Reporter: Ika Rodhiah





Discussion about this post