• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Februari 11, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Bupati Madina Singgung Ketimpangan Pembangunan di Sumut

Laporan Khusus Kunjungan Kerja DPRD Sumut dari Dapil 7 ke Madina (bagian 2 dari 9 tulisan).

by Redaksi
Rabu, 22 Juni 2022
0 0
0
Bupati Madina Singgung Ketimpangan Pembangunan di Sumut

Rapat ekspos terkait proyek-proyek yang dijalankan Pemprov Sumut di Kabupaten Madina. Rapat di Aula Kantor Bupati Madina pada Selasa (21/6/2022) ini dihadiri sembilan anggota DPRD Sumut dari Dapil 7 bersama koordinator pendamping dari Pemprov Sumut. (FOTO: STARTNEWS/SAPARUDDIN SIREGAR)

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution mengaku miris melihat pola pembangunan di Sumatera Utara (Sumut). Pasalnya, kue pembangunan, terutama proyek fisik infrastruktur yang bersumber dari APBD Provinsi Sumut, kurang merata di setiap kabupaten dan kota yang ada di Sumut.

Miris melihat ketimpangan pembangunan di Sumatera Utara ini, kata Bupati Sukhairi dalam rapat ekspos terkait proyek-proyek yang dijalankan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sumut di Kabupaten Madina.

Rapat yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Madina, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan pada Selasa (21/6/2022) itu, dihadiri sembilan anggota DPRD Sumut dari Dapil 7 bersama koordinator pendamping dari Pemprov Sumut serta sejumlah perwakilan OPD Pemprov Sumut yang mempunyai kegiatan fisik dan nonfisik di Kabupaten Madina tahun anggaran 2021.

BACA JUGA:

  • DPRD Sumut Soroti Kualitas Tanggul Penahan Banjir di Aek Pohon Panyabungan

Ada sembilan anggota DPRD Sumut Dapil 7 yang menghadiri rapat tersebut dalam rangkaian kunjungan kerja di Madina untuk melihat langsung hasil pelaksanaan program dan kegiatan APBD Sumut tahun 2021.

Mereka adalah H. Fahrizal Efendi Nasution (Fraksi Hanura), Syahrul Efendi (Fraksi PDIP) H. Harun Musthafa Nasutiion (Fraksi Gerindra), Abdul Rahim Siregar (Fraksi PKS), Ahmad Fauzan Daulay (Fraksi PAN), Rahmat Rayyan Nasution (Fraksi Gerindra), Yasir Ridho Lubis (Fraksi Golkar), Parsaulian (Fraksi Nasdem), dan Syamsul Qamar (Fraksi Golkar).

Dalam rapat tersebut, Sukhairi mempertanyakan besarnya APBD Sumut yang dialokasikan untuk mendanai pembangunan di beberapa kabupaten dan kota di wilayah utara Sumut. Sementara di wilayah selatan Sumut atau Tapanuli bagian selatan (Tabagsel), APBD Sumut yang dialokasikan untuk pembangunan relatif minim.

Untuk daerah Toba, anggaran (dari APBD Sumut) mencapai Rp 7 triliun. Bahkan, untuk satu kabupaten atau kota, ada yang dialokasikan sampai Rp 1 triliun, ungkap Sukhairi.

Jika dibandingkan dengan Madina, menurut Sukhairi, kabupaten paling selatan Sumut ini hanya memperoleh dana alokasi umum (DAU) sekitar Rp 700 miliar. Dalam konteks NKRI, ini tentunya ketimpangan, katanya.

Padahal, Sukhairi mengungkakan, potensi Madina terbilang spektakuler mengingat kabupaten ini memiliki sumber daya alam yang melimpah. Dia mencontohkan lahan pertanian dan perkebunan yang luas. Bumi Gordang Sambilan ini juga mengandung kekayaan emas, laut yang luas dan pelabuhan yang potensial untuk dikembangkan.

Itu sebabnya, Sukhairi meminta sepuluh anggota DPRD Sumut dari Dapil 7 ikut memperjuangkan agar alokasi APBD Sumut untuk pembangunan Madina dapat ditingkatkan. Apalagi, lima dari sepuluh anggota DPRD Sumut dari Dapil 7 berada di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumut.

Menanggapi keluhan Bupati Sukhari tersebut, Anggota DPRD Sumut H. Fahrizal Efendi Nasution dari Partai Hanura mengatakan kurangnya alokasi anggaran pembangunan untuk Madina dan Tapanuli bagian selatan (Tabagsel) pada umumnya lantaran kurang kuatnya sinergitas antara tokoh-tokoh daerah ini di tingkat pusat maupun di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Makanya saya minta kepada bapak bupati dan ibu wakil bupati agar ego sentral itu dibuang. Ayo kita duduk bersama untuk mendesain pembangunan dan menyelesaikan persoalan-persoalan pembangunan di Madina khususnya dan Tabagsel umumnya. Karena semua yang kita lakukan ini demi kesejahteraan rakyat di Tapanuli bagian selatan sebagai daerah pemilihan kita, kata Pahrizal.

Reporter: Saparuddin Siregar

Tags: bupati madinaKetimpangan PembangunanSukhairiSumut
ShareTweet
Next Post
Ketika Moratorium Pemekaran Dicabut, Tabagsel Harus Siap Jadi Provinsi

Ketika Moratorium Pemekaran Dicabut, Tabagsel Harus Siap Jadi Provinsi

Discussion about this post

Recommended

Binatama CUP 1 Kotasiantar Ditutup, Lopo Camat Juara, Lopo Mail Runner-up

Binatama CUP 1 Kotasiantar Ditutup, Lopo Camat Juara, Lopo Mail Runner-up

1 tahun ago
Gubernur Sumut Ungkap Tiga Aktivitas Ilegal Penyebab Banjir Parah di Madina

Gubernur Sumut Ungkap Tiga Aktivitas Ilegal Penyebab Banjir Parah di Madina

4 tahun ago

Popular News

  • Pelajar Tewas Usai Tabrak Truk Parkir di Batang Ayumi Julu

    Pelajar Tewas Usai Tabrak Truk Parkir di Batang Ayumi Julu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Pengedar Sabu Ini Ditangkap Polisi di Kelurahan Pasar Sibuhuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Padangsidimpuan Ringkus Dua Pengedar Ganja yang Dipasok dari Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua PMII Sebut Muslim Pulungan Layak Jadi Ketua PKB Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Istri yang Dibakar Suaminya di Paluta Akhirnya Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025