Bupati Madina H. Saipullah Nasution serahkan bantuan uang tunai, tangki air, dan sarana ibadah kepada 187 KK terdampak bencana Siklon Senyar di Desa Muara Batang Angkola. Pemerintah juga tengah mengusulkan relokasi bagi warga melalui kementerian terkait.
Panyabungan, StartNews — Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menyerahkan bantuan dari Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) dan Yayasan Peduli Masyarakat Madina (YPPM) kepada 187 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana di Desa Muara Batang Angkola, Kecamatan Siabu, Rabu (18/3/2026).
Para penerima bantuan merupakan warga yang terdampak langsung saat Siklon Senyar menerjang wilayah pantai barat Sumatera pada akhir November 2025. Kehadiran bupati beserta rombongan di lokasi tersebut bertujuan memastikan kondisi terkini masyarakat sekaligus menyerahkan santunan guna meringankan beban ekonomi warga pasca-bencana.
“Hari ini kami menyerahkan tanda mata, berupa uang tunai dari YPM Madina di Bandung dan dana KORPRI Madina kita salurkan untuk masyarakat,” ujar Saipullah Nasution di sela-sela penyerahan bantuan secara simbolis.
Saipullah menerangkan saat ini kondisi perekonomian masyarakat di Desa Muara Batang Angkola belum sepenuhnya pulih. Hal ini disebabkan fokus warga yang sebelumnya lebih banyak tercurah pada proses pembersihan sisa-sisa material bencana sebelum akhirnya kembali mengolah lahan pertanian mereka.
“Saat ini masyarakat sudah mulai menanami lahannya dan kami berharap sebagian masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa,” kata Saipullah.
Saipullah mengungkapkan, pemerintah daerah telah mengusulkan langkah berupa relokasi bagi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan tersebut. Namun, proses ini masih menunggu koordinasi dan tanggung jawab dari kementerian terkait untuk memastikan kesiapan infrastruktur di lokasi baru.
“Relokasi ini merupakan tanggung jawab dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Siap fasilitasnya semua baru diizinkan masyarakatnya pindah,” pungkasnya.
Sementara Kepala Desa Muara Batang Angkola Satria Wira menyatakan rasa syukur atas kepedulian jajaran pemerintah daerah yang terus memantau kondisi desa mereka sejak awal terjadinya bencana.
“Terima kasih atas perhatiannya karena selama bencana ini kami sudah mendapatkan perhatian dari pemerintah,” kata Satria.
Dalam kunjungan tersebut, total bantuan yang disalurkan mencakup uang tunai senilai Rp840.000 untuk masing-masing keluarga dari total 187 KK. Selain dana tunai, diserahkan pula bantuan logistik berupa tangki air, mesin air, serta 10 gulung sajadah untuk keperluan Masjid Arrohman di desa setempat.
Reporter: Rls





Discussion about this post