• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Maret 20, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Bupati Madina Ikut Pertemuan Rencana Aksi Perkebunan Kelapa Sawit di Medan

by Redaksi
Rabu, 23 Maret 2022
0 0
0
Bupati Madina Ikut Pertemuan Rencana Aksi Perkebunan Kelapa Sawit di Medan

FOTO: DISKOMINFO SUMUT.

ADVERTISEMENT

Medan, StartNews Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution menghadiri pertemuan koordinasi Tim Pelaksana Daerah (TPD) Rencana Aksi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAP-KSB) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di JW Marriott Hotel Medan, Selasa (22/3/2022).

Selain Bupati Madina, acara yang dibuka oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah itu juga dihadiri sejumlah kepala daerah lainnya, di antaranya di antaranya Bupati Batubara Zahir, Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga, Plt. Bupati Langkat Syah Afandin, Penasihat Senior Forum RAP KSB Rusman Heriawan, para pelaku industri kelapa sawit, dan kepala dinas pertanian atau perkebunan dari 15 sentra perkebunan sawit di Sumut.

Wagub Sumut Musa Rajekshah mengatakan acara tersebut bertujuan menindak-lanjut terbitnya Peraturan Gubernur Sumatera Utara Nomor 14 tahun 2020 tentang RAP-KSB Provinsi Sumut tahun 2020-2024, serta Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.44/384/KPTS/2021 Tanggal 9 Juli 2021 tentang TPD RAP-KSB yang mengamanatkan untuk pelaksanaan dan pelaporan RAP-KSB di Sumut dengan agenda pentingnya kerja sama semua pihak.

Pelaksanaan rencana aksi ini melibatkan beberapa pihak baik dari OPD/dinas terkait, pelaku usaha, assosiasi, akademisi, dan komunitas di bidang kelapa sawit yang tergabung dalam Forum Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (FOKSBI) Sumut.

“Terima kasih dan apresiasi atas kerja sama dan upaya-upaya dari dinas-dinas/OPD terkait serta para pemangku kepentingan kelapa sawit di Sumatera Utara yang telah begitu responsif. Harapan kita kepada kabupaten sebagai sentra penghasil komoditi kelapa sawit di Sumut dapat menindaklanjutiamanah Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2019 tentang RAP-KSB,” kata Ijeck, sapaan Musa Rajekshah.

RAP-KSB ini, menurut dia, untuk mendorong perkebunan kelapa sawit di Sumut yang bermartabat, berdaya saing, dan berkelanjutan.

“Sinergi antar stakeholder kelapa sawit dapat memberikan manfaat yang luas, tidak hanya bagi seluruh stakeholder kelapa sawit, tetapi juga bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Ijeck.

Dalam kesempatan itu, Ijeck juga menyampaikan harapannya kepada seluruh perusahaan swasta, BUMD, dan BUMN yang punya areal perkebunan kelapa sawit untuk melaksanakan plasma sawit agar masyarakat yang menjadi anggota plasma dapat mendapatkan manfaat untuk kesejahteraan hidupnya. Pembangunan kebun plasma oleh perusahaan perkebunanadalah bentuk kewajiban terhadap masyarakat di sekitar perkebunan.

“Kita pun menyadari masih banyak perusahaan yang belum membuka kebun plasma. Ini harus jadiperhatian kepala daerah memperjuangkan plasma untuk warga sekitar areal perkebunan,” ujar Ijeck.

Selain itu, masalah petani sawit saat ini juga bertambah dengan naiknya harga pupuk dan pestisida. “Harga TBS tembus Rp 3.000 lebih per kilogram. Saya cemburu dengan perkembangan ini, karena dulu saat saya mengurus kebun, harganya tidak pernah sampai segitu. Tapi sayangnya, saya dengar harga pestisida dan pupuk juga naik. Begitu pun tetap harus disyukuri, apalagi pemerintah juga memberikan perhatian untuk kelapa sawit,” ujar Ijeck.

Ijeck pun meminta semua pihak terus memberi perhatian khusus terhadap problem yang dihadapi para petani sawit di Sumut.

Reporter: Rls/Sir

Tags: bupati madinaHM Ja’far Sukhairi NasutionPerkebunan Kelapa Sawit di MedanRencana Aksi
ShareTweet
Next Post
183 Pejabat Pemkab Madina Dilantik, Atika: Hindari Perilaku Transaksional

183 Pejabat Pemkab Madina Dilantik, Atika: Hindari Perilaku Transaksional

Discussion about this post

Recommended

Sempat Airnya Jernih, Kini Sungai Batangnatal Keruh Lagi

Sempat Airnya Jernih, Kini Sungai Batangnatal Keruh Lagi

4 tahun ago
HUT ke-75 Tapsel, Pengajian Akbar Pererat Silaturahmi dan Syiar Islam

HUT ke-75 Tapsel, Pengajian Akbar Pererat Silaturahmi dan Syiar Islam

4 bulan ago

Popular News

  • Sahnan Pasaribu Didepak, Bupati Madina Lantik Afrizal Jadi Sekda

    Sahnan Pasaribu Didepak, Bupati Madina Lantik Afrizal Jadi Sekda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Madina Somasi Media Online Terkait Tudingan Pungli Kadinkes

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jamaah Tarekat Naqsabandiyah Padang Salat Idul Fitri Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Nama-nama Pemenang Lomba Berkah Ramadhan Padangsidimpuan 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasmada 91 Salurkan Santunan Lebaran untuk 41 Anak Yatim Comeben

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025