Panyabungan, StartNews Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun ini boleh jadi terasa istimewa bagi Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jakfar Sukhairi Nasution. Pasalnya, di usia yang sudah tidak muda lagi, dia masih bisa bersua dengan gurunya semasa menuntut ilmu di bangku SMP.
Perjumpaan guru dengan murid yang kini menjadi orang nomor satu di jajaran Pemkab Madina ini terjadi pada upacara peringatan HGN dan HUT ke-78 PGRI di pelataran Masjid Agung Nur Ala Nur, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sabtu (25/11/2023).
Siti Fatimah, nama guru yang mengajar bahasa Inggris saat Sukhairi masih mengeyam pendidikan di SMP Negeri 2 Panyabungan. Rasa haru dan bahagia tersirat di wajah Siti Fatimah dan Sukhairi. Bagai ibu dan anak yang sudah lama tidak berjumpa, Sukhairi pun tak sungkan menggandeng dan memegang pundak Siti Fatimah.
Perlakuan tanda sayang dari seorang bupati itu membuat Siti Fatimah tak mampu menyembunyikan rasa haru. Sesekali dia menyeka kelopak mata untuk membendung bulir air mata yang mulai menganak sungai. Namun, senyum bahagia tetap tersungging di bibirnya.

Fatimah sempat menceritakan profiling Sukhairi semasa belajar di SMP Negeri 2 Panyabungan. Menuru dia, dulu ketua DPW PKB Sumut itu termasuk murid yang aktif mengikuti berbagai kegiatan di sekolah.
“Alhamdulillah Pak Bupati selalu menjadi siswa pilihan. Dia (Sukhairi) pandai main voli, kegiatan kesenian juga ikut, alhamdulillah karakternya bagus,” kata Siti Fatimah.
Menurut Siti Fatimah, semasa sekolah Sukhairi bukan murid yang nakal, tetapi terkadang tengil. “Kalau sama ibu tidak pernah nakal, tetapi ada tengilnya, biasalah murid,” sebutnya.
Fatimah mengaku bangga dan senang melihat kesuksesan yang diraih muridnya itu. Dia mendoakn Sukhairi agar selalu diberi kesehatan oleh Allah SWT dan sukses meniti karier politiknya.
“Senang, tidak bisa lagi diucapkan dengan kata-kata. Hanya dengan air mata, mudah-mudahan selalu diberi kesehatan dan sukses memimpin Madina,” katanya.
Lantas, bagaimana sosok Siti Fatimah di mata Sukhairi? Bak berbalas pantun, Sukhairi pun memuji guru yang tak lama lagi akan memasuki masa pensiun itu. Menurut dia, Siti Fatimah adalah sosok guru yang mengayomi dan penuh kasih sayang.
“Masih terbayang jelas dalam ingatan sosok ibu Fatimah yang penuh kasih sayang. Beliau seorang guru yang kuat. Hari ini masih jumpa dan masih mengabdi sebagai seorang guru,” katanya.
Sukhairi pun medoakan gurunya semasa SMP itu selalu diberikan kesehatan.
Reporter: Fadli Mustafid





Discussion about this post