Padangsidimpuan, StartNews Wali Kota Padangsidempuan Irsan Efendi Nasution menerima kunjungan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara Ivan Iskandar Batubara beserta jajaran kepengurusan di ruang kerja Wali Kota Padangsidempuan, Rabu (6/7/2022).
Pertemuan tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padangsidempuan H. Letnan Dalimunthe, Asisten Adiministrasi Umum Hamdan Sukri, dan beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Padangsidempuan.
Kunjungan tersebut dalam rangka pembenahan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Padangsidempuan sekaligus penyerahan SK caretaker dihadapan Wali Kota Padangsidempuan.
Ketua Umum KADIN Sumut Ivan Iskandar Batubara mengatakan KADIN selalu berupaya untuk bermitra dan berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk memajukan perekonomian di wilayah Sumatera Utara.
Pada kesempatan itu, Ivan Iskandar juga melaporkan bahwa KADIN baru saja selasai melaksanakan Munasus.
“Sebagai laporan Pak Wali, kami baru saja menyelesaikan Munasus, dan kebetulan saya selaku Wakil Ketua KADIN Indonesia diminta untuk bersama-sama ketua umum dan beberapa pengurus inti untuk masuk di Tim B20,” katanya.
Krisis keuangan global yang sedang dihadapi merupakan akibat dari krisis pangan dan krisis energi yang berlangsung di tengah krisis kesehatan dan keamanan global Ukraina dan Rusia hingga memperparah keadaan.
“Alhamdulillah, Indonesia bukan bagian dari masalah, tapi Indonesia bagian dari contoh bagaimana menangani pandemi di 17.000 pulau, ucapnya.
Akibat krisis ini, menurut dia, yang tumbuh kedepannya bukan lagi generasi pengangguran, tapi generasi pemarah.
Ivan juga menyampaikan, sebagai pemegang amanah saat ini, dia berupaya memperkuat pewaris agar generasi berikutnya tidak terhina dari bangsa lain.
“Oleh karena itu, KADIN berkewajiban dengan segala kelebihan dan kekurangan kami. Kami ingin bersama degan jajaran pemerintah, pemegang amanah untuk mengantisispasi dan mengatasi keadaan-keadaan yang tidak mudah kedepan,” katanya.
Sementara Wali Kota Padangsidempuan Irsan Efendi Nasution mengapresiasi kunjungan tersebut. Menurut dia, kehadiran KADIN di Padangsidempuan sangat dibutuhkan.
“Pertemuan ini merupakan bahagian dari langkah konkrit menuju apa yang jadi harapan kita,” ucap Irsan.
Terkait krisis yang disampaikan Ketum KADIN Sumut, Irsan mengatakan Pemerintah Kota Padangsidempuan konsen pada ancaman krisis pangan dan itu sudah menjadi kajian Pemerintah Kota Padangsidempuan. Misalnya, langkah-langkah seperti apa yang akan dilakukan pemerintah, khususnya tentang ketahanan pangan.
“Terkait itu, Pemerintah Kota Padangsidempuan konsen terhadap ancaman krisis pangan, pertumbuhan ekonomi, dan pengendalian inflasi yang harus dilakukan di daerah agar ada keseimbang antara daya beli dan petani juga harus kami lindungi, katanya.
Pada kesempatan itu, Irsan juga menyatakan Kota Padangsidempuan merupakan kota yang unik, memiliki 6 kecamatan, 37 kelurahan, dan 42 desa. Kota ini masih tergantung pada sektor pertanian dan perkebunan holtikultura.
“Kendati kami merupakan kota, kami surplus beras, indeks pertanaman 2,5 per tahun. Kami memang melindungi lahan pertanian berkelanjutan melalui perda. Jadi, ada 3.154 hektare lahan pertanian seperti bawang merah yang selama ini 100 persen pasok tiga tahun terakhir ini. Alhamdulillah 32 persen dari itu sudah dihasilkan petani kita, karena kita memang dorong untuk budidaya bawang merah di Padangsidempuan,” papar Irsan.
Dia berharap melalui pertemuan ini nantinya akan terjalin kerja sama dan kolaborasi yang baik dan diharapkan kehadiran KADIN memberikan dampak positif demi kesejahteraan masyarakat.
Kita harapkan, kedepanya kita akan terus lakukan kerja sama yang baik. Tidak hanya perekonomian, juga berbagai permasalahan Kota Padangsidempuan yang harus bersama diselesaikan guna mencapai tujuan dalam meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat, tandasnya.
Reporter: Rls





Discussion about this post