Medan, StartNews Ketua Pengurus Wilayah (PW) Al Washliyah Sumatera Utara (Sumut) Dedi Iskandar Batubara mengusulkan kepada pemerintah pusat agar salah satu pendiri Al Washliyah, Syech Muhammad Arsyad Thalib Lubis, mendapat gelar pahlawan nasional.
Dedi Iskandar Batubara menyampaikan usulan itu saat bertemu dengan Menteri BUMN Erick Thohir yang berkunjung ke Kantor PW Al Washliyah di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Jumat (20/5/2022).
“Kami izin nanti kalau Bapak Erick Thohir jumpa Bapak Presiden untuk menyampaikan ini, kiranya berkenan memberi gelar pahlawan nasional kepada Syech Arsyad Thalib Lubis yang telah mendirikan Al Washliyah hingga besar sampai saat ini. Di Sumatera Utara ini, Al Washliyah memiliki sebanyak 619 sekolah dan madrasah, ada lima perguruan tinggi, ada delapan panti asuhan, ada satu bank perkreditan syariah, ada ribuan dai, ustad dan pengajar yang tersebar di seluruh daerah di Sumut,” katanya.
Dia mengungkapkan, Al Washliyah yang berdiri di Sumut sejak tahun 1930 telah banyak memberi sumbangsih kepada negara, khususnya di bidang pendidikan. Dia pun berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumut yang sebelumnya telah ikut mengajukan Syech Arsyad Thalib Lubis menjadi pahlawan nasional.
“Tahun 1930 berdiri. Tahun 1931 Al Washliyah sudah mendirikan sekolah. Tahun 1939 ulama dan pendiri Al Washliyah sudah membangun 47 sekolah. Tapi, kita nggak pernah kok gak bersyukur. Meski sampai sekarang pemerintah belum memberikan gelar pahlawan nasional kepada Syech Arsyad Thalib Lubis. Semoga nanti setelah kehadiran Bapak Erick Tohir, keinginan kita ini bisa disampaikan dan terwujud,” harapnya.
Dedi Iskandar juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Erick Thohir dan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah yang juga sebagai penasihat di PW Al Washliyah Sumut. “Semoga kehadiran Pak Menteri dan Pak Wagub selaku penasihat Al Washliyah Sumut membawa keberkahan untuk kita semua,” tutur Dedi Iskandar.
Sementara Ijeck panggilan akrab Musa Rajekshah menyampaikan ucapan selamat datang dan berharap Menteri Erick Thohir bisa lebih sering datang ke Sumut untuk memberi harapan baru bagi masyarakat.
“Kami ucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Erick Thohir ke Sumatera Utara. Semoga kehadiran Bapak dalam beberapa rangkaian acara di Sumut ini membawa satu harapan bagi warga Sumut. Kami berharap Bapak bisa sering datang kemari untuk pembangunan dan kemajuan di Sumut,” kata Ijeck.
Ijeck mengatakan Al Washliyah adalah organisasi Islam terbesar di Sumut yang lahir di Medan dan hingga kini sudah banyak memberi sumbangsih terhadap kemajuan Sumut, juga negara di bidang pendidikan. Kehadiran dan silaturahim Erick Thohir ke Al Washliyah diharapkan membawa semangat dan mendatangkan rezeki. “Silaturahmi membawa rezeki, dimudahkan segala urusan,” ujarnya.
Sementara Menteri Erick Thohir dalam sambutannya menyampaikan kehadirannya di Sumut untuk memastikan kalau BUMN hadir untuk rakyat. “Kehadiran saya untuk memastikan BUMN hadir. Alhamdulillah, setelah BUMN melakukan transformasi besar-besaran, keuntungan naik dari Rp 13 triliun kini menjadi Rp90 triliun selama dua tahun dan keuntungan ini tentu untuk mendukung seluruh program pemerintah di antaranya di bidang pendidikan,” ujar Erick.
Reporter: Rls/Sir





Discussion about this post