Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution menargetkan kafilah Madina kembali merebut juara dan menembus tingkat nasional pada ajang MTQ ke-40 tingkat Provinsi Sumatera Utara di Deli Serdang.
Deli Serdang, StartNews – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menargetkan kafilah Madina mampu merebut gelar juara dan menjadi perwakilan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di tingkat nasional.
Atika menyampaikan harapan itu di sela-sela menghadiri acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-40 tingkat Provinsi Sumut yang dipusatkan di Lapangan Astaka Pancing, Deli Serdang, Senin (15/6/2026).
Guna mencapai target maksimal tersebut, Atika memberikan instruksi dan pesan khusus kepada seluruh peserta asal Madina agar fokus selama masa perlombaan.
“Mudah-mudahan tahun ini kafilah kita dari Madina kembali ada yang berhasil juara dan menjadi perwakilan Sumut di tingkat nasional. Saya harap, anak-anak yang terpilih mewakili Madina di provinsi bisa memberikan penampilan yang maksimal,” ujar Atika.
Kehadiran orang nomor dua di Pemkab Madina ini menjadi bentuk dukungan moril bagi kafilah Madina yang akan berkompetisi dengan total 1.109 peserta dari 28 kafilah kabupaten/kota dan tiga kafilah khusus se-Sumut.
Event akbar yang mengusung tema “Satu Irama Tilawah, Satu Tekad dalam Kolaborasi Sumut Berkah” ini dibuka oleh Wakil Menteri Agama KH Romo R. Muhammad Syafi’i dan dijadwalkan berlangsung hingga 25 Juni 2026.
Pesan Wabup Atika mengenai fokus dan penampilan maksimal ini sejalan dengan wejangan Wakil Gubernur Sumut Surya yang hadir mendampingi Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution. Surya mengingatkan para peserta agar berkompetisi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan adab Islami.
“MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al Qur’an, tetapi merupakan sarana syiar Islam, media dakwah, wahana pembinaan umat, dan momentum untuk membumikan nilai-nilai Al Qur’an dalam kehidupan masyarakat,” tutur Surya.
Di sisi lain, Wakil Menteri Agama Romo Syafi’i dalam pidato pembukaannya menekankan pentingnya nilai historis MTQ yang sejak kali pertama digelar pada tahun 1968 telah sukses menjadi instrumen spiritual untuk menyatukan kembali bangsa Indonesia dari gejolak politik.
Pemkab Madina berharap nilai-nilai persatuan dan pembangunan karakter umat yang digaungkan dalam pembukaan MTQ ini dapat diserap oleh kafilah Madina demi membawa pulang prestasi yang membanggakan.
Reporter: Sir





Discussion about this post