Di tengah duka pasca-bencana, kafilah Tapsel dilepas menuju MTQ ke-40 tingkat Provinsi Sumatera Utara di Medan dengan misi membawa pesan ketangguhan dan kebangkitan daerah.
Tapsel, StartNews – Wakil Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Jafar Syahbuddin Ritonga melepas 40 anggota kafilah yang akan bertanding dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara di Kota Medan.
Prosesi pelepasan yang berlangsung di Kantor Bupati Tapasel, Sipirok pada Minggu (14/6/2026) ini menjadi momentum pembuktian duka akibat bencana alam yang baru-baru ini melanda Tapsel tidak menyurutkan semangat juang dan syiar Islam daerah ini.
Pemerintah Kabupaten Tapsel memandang keikutsertaan tahun ini bukan sekadar rutinitas kompetisi tahunan, melainkan simbol resiliensi masyarakat. Kehadiran para peserta di panggung provinsi diharapkan menjadi representasi dari daerah yang sedang bergerak maju dan menolak terpuruk oleh keadaan.
Wakil Bupati Tapsel H. Jafar Syahbuddin Ritonga mengatakan kondisi pasca-bencana yang dialami daerah ini justru harus dikonversi menjadi energi positif dan motivasi tambahan di medan laga. Pihaknya meminta kafilah untuk meluruskan niat dan berjuang membawa nama baik daerah dengan menunjukkan mentalitas yang kuat.
“Walau daerah kita baru mengalami bencana, jangan jadikan itu penghalang. Buktikan Tapsel mampu bangkit dan berprestasi,” tegas Jafar Syahbuddin.
Untuk memastikan konsentrasi para peserta tidak terpecah, pemerintah daerah telah menjamin seluruh fasilitas penunjang secara maksimal. Kebutuhan logistik, akomodasi, transportasi, hingga kendaraan operasional khusus untuk mobilitas peserta dari pemondokan ke lokasi lomba di Medan yang berlangsung pada 15 hingga 24 Juni 2026 telah dipersiapkan secara matang.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Tapsel Hotma Rido Ranto Siregar menjelaskan, ke-40 delegasi tersebut didampingi lima orang ofisial dari unsur Kementerian Agama, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), dan Pemda Tapanuli Selatan untuk berlaga di 11 cabang perlombaan.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post