Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,4 mengguncang Nias Barat pada Rabu (10/6/2145 WIB) malam. Warga di wilayah pesisir Lahewa dan Sirombu merespons guncangan kuat skala IV MMI secara tenang tanpa kepanikan berlebih.
Nias Barat, SatartNews – Masyarakat di kawasan pesisir Kabupaten Nias Barat membuktikan kematangan mitigasi bencana mereka saat guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,4 melanda wilayah tersebut pada Rabu (10/6/2026) malam pukul 21.45 WIB.
Meskipun getaran dirasakan cukup kuat di wilayah Lahewa dan Sirombu hingga membuat benda-benda bergoyang, tidak terlihat adanya kepanikan massal yang berujung pada kekacauan di tengah pemukiman warga.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terletak di laut pada koordinat 1,03 LU dan 96,98 BT, tepatnya berjarak 53 kilometer arah barat Kabupaten Nias Barat dengan kedalaman yang cukup dangkal, yakni 7 kilometer.
Guncangan ini dilaporkan terasa pada skala intensitas IV MMI di Lahewa dan Sirombu, . Getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah, serta skala III MMI di Gunung Sitoli yang getarannya menyerupai truk besar yang melintas.
Kepala Stasiun Geofisika setempat mengapresiasi respons yang ditunjukkan masyarakat pesisir Nias dalam menghadapi fenomena alam yang terjadi secara mendadak ini.
“Kami mengapresiasi ketenangan warga di Lahewa dan Sirombu yang langsung mengambil tindakan penyelamatan diri secara mandiri tanpa memicu kepanikan massal yang membahayakan. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi dan simulasi bencana yang sering kita lakukan bersama telah tertanam dengan baik di benak masyarakat sebagai budaya tangguh bencana,” ujar Kepala Stasiun Geofisika dalam keterangan resminya pasca-gempa.
Hingga berita ini ditayangkan, BMKG mengonfirmasi bahwa pemantauan terus dilakukan dan tidak ada indikasi potensi tsunami akibat gempa dangkal tersebut.
Warga diimbau untuk tetap mempertahankan sikap waspada, menghindari bangunan yang mengalami keretakan struktural, serta tidak mudah memercayai informasi hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Reporter: Sir





Discussion about this post