Bupati Madina H. Saipullah Nasution menargetkan nilai reformasi birokrasi Pemkab Madina naik dari kategori C menjadi minimal nilai B tahun ini.
Panyabungan, StartNews – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menargetkan pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan pemerintahannya minimal meraih nilai B atau naik kelas dari tahun sebelumnya yang berada pada kategori C.
Tegasan tersebut disampaikan Saipullah saat membuka Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Hasil Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Aula Kantor Bupati Madina, Komplek Perkantoran Payaloting, Panyabungan, Kamis (4/6/2026).
“Tahun 2025 Pemda Madina masih memperoleh nilai C. Dengan perbaikan ini, saya berharap bisa naik menjadi nilai B. Itu supaya menggambarkan bahwa pemerintah daerah benar-benar melakukan perubahan dan perbaikan,” ujar Saipullah.
Untuk mencapai target kenaikan nilai, kata Saipullah, seluruh jajaran pemerintahan harus mengutamakan dua hal penting, yaitu pelayanan prima kepada masyarakat dan birokrasi yang bebas dari korupsi.
Saipullah juga meminta seluruh perangkat daerah untuk menjadikan hasil evaluasi ini sebagai bahan introspeksi diri, bukan sekadar pemenuhan formalitas laporan tahunan.
Senada dengan hal itu, Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution menekankan pentingnya kesamaan langkah dan ritme kerja di antara semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Atika menjelaskan, rapat evaluasi ini digelar untuk memastikan setiap program dan kebijakan Pemkab Madina berjalan tepat sasaran sesuai target reformasi birokrasi nasional.
“Kami ingin satu irama. Banyak aturan yang mengikat terkait reformasi birokrasi. Untuk itu, saya minta OPD sama-sama memahami dulu, kita berada di posisi mana sekarang sesuai tupoksi masing-masing,” kata Atika.
Demi mencapai target bersama tersebut, Atika meminta setiap unit kerja bersikap terbuka dalam menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan selama menjalankan program. Dia berharap rapat ini menjadi momentum perbaikan tata kelola pemerintahan Madina kedepan.
Reporter: Sir





Discussion about this post