Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution meninjau korban kebakaran di Desa Lumban Pinasa untuk memastikan percepatan penyaluran bantuan dan koordinasi dana desa.
Siabu, StartNews – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution meninjau lokasi musibah kebakaran di Desa Lumban Pinasa, Kecamatan Siabu, Selasa (5/5/2026). Kehadiran orang nomor dua di Pemkab Madina ini bertujuan memastikan bantuan dari Pemkab tersalurkan dengan tepat sasaran kepada para korban yang terdampak musibah.
Dalam kunjungan itu, Atika didampingi oleh sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala BPBD Madina Muksin Nasution, camat Siabu, serta pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Madina, Sudrajat Putra Batu Bara.
Kehadiran jajaran pimpinan daerah di tengah puing sisa kebakaran ini menunjukkan komitmen Pemkab Madina dalam merespons cepat setiap bencana yang menimpa warga. Atika menegaskan pemerintah daerah tidak akan membiarkan masyarakat berjuang sendirian dalam menghadapi masa-masa sulit pasca-bencana.
“Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa negara hadir di tengah masyarakat. Bantuan yang disalurkan hari ini diharapkan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ujar Atika.
Di sela peninjauan, Atika juga mengedukasi masyarakat mengenai pencegahan kebakaran sejak dini. Dia mengingatkan warga agar lebih bijak menggunakan peralatan elektronik, memastikan instalasi listrik aman, serta waspada terhadap aktivitas membakar sampah yang dapat merembet ke area pemukiman. Atika mengimbau warga untuk menjadi polisi bagi diri sendiri di rumah masing-masing.
Selain memberikan bantuan fisik, Atika juga menyampaikan menginstruksikan agar perangkat desa setempat segera melakukan kajian untuk mengalokasikan dana desa sebagai bentuk tanggap darurat dan bantuan pemulihan bagi warga yang rumahnya ludes terbakar.
“Saya meminta kepada pemerintah desa agar proaktif. Alokasikan dana desa sesuai regulasi yang ada untuk membantu pemulihan warga kita yang terkena musibah. Kolaborasi antara kabupaten dan desa sangat penting dalam situasi darurat seperti ini,” tegas Atika.
Reporter: Sir




Discussion about this post