Apartemen Mediterania di Tanjung Duren, Jakarta Barat, terbakar pada Kamis (30/4/2026) pagi. Sebanyak 22 unit pemadam dikerahkan untuk menjinakkan api dan mengevakuasi penghuni yang terjebak.
Jakarta, StartNews – Kebakaran hebat melanda Apartemen Mediterania di kawasan Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026). Insiden ini mengakibatkan asap hitam pekat membumbung tinggi dari lantai dua bangunan dan memicu kepanikan luar biasa bagi para penghuni serta pekerja di area tersebut.
Pantauan di lokasi pada pukul 09.00 WIB menunjukkan kepulan asap tebal masih keluar dari salah satu sisi gedung. Kondisi ini membuat ratusan orang berhamburan memadati area terbuka di sekitar apartemen untuk menyelamatkan diri.
Mengingat lokasi kantor pemadam kebakaran berada tepat di depan apartemen, petugas langsung bergerak melakukan pemadaman serta proses evakuasi bagi warga yang masih terjebak di dalam unit.
Salah seorang pekerja retail di apartemen tersebut, Abdul, mengungkapkan kobaran api mulai terlihat tak lama setelah jam operasional dimulai. Dia menjelaskan situasi berubah mencekam ketika alarm tanda bahaya berbunyi dan asap mulai menyelimuti lorong bangunan.
“Jadi, kan kita udah mulai masuk jam 07.00 WIB tuh, terus tadi terjadinya kebakaran jam 07.15 WIB gitu. Jadi, pada lari keluar semua, tadi evakuasi sama Damkar juga,” kata Abdul, dilansir liputan6.com.
Hingga pukul 09.30 WIB, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan titik api dan mengoperasikan mesin penyedot asap. Langkah ini diambil karena asap telah menyebar ke gedung lain, yang mempersulit ruang gerak penghuni yang masih tertahan di dalam gedung.
Sebanyak 22 unit mobil pemadam dengan total 110 personel dikerahkan ke lokasi guna memastikan api tidak merambat lebih luas.
Perwira Sudin Gulkarmat Jakarta Barat Joko Susilo mengatakan pengerahan personel dilakukan dalam dua tahap untuk memperkuat penanganan di lapangan. Tahap awal melibatkan unit dari kantor pusat dan sektor terdekat. Sementara tahap kedua mendatangkan bantuan tambahan dari wilayah Jakarta Pusat hingga Tambora.
“Total pengerahan sebanyak 22 unit dengan 110 personel. Status penanganan berada pada kategori kuning,” ujar Joko Susilo.
Pihak berwewenang hingga saat ini masih memfokuskan upaya pada evakuasi penghuni dan sterilisasi area terdampak.
Terkait penyebab pasti kebakaran serta ada atau tidaknya korban jiwa dalam peristiwa ini, petugas menyatakan masih dalam tahap pendataan dan penyelidikan lebih lanjut seiring dengan proses pendinginan yang terus berlangsung.
Reporter: Sir





Discussion about this post