• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, April 23, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Pegawai BPBD Madina Akui Terima Uang untuk Calo Honorer, Seret Pejabat BKPSDM

by Redaksi
Jumat, 17 April 2026
0 0
0
Pegawai BPBD Madina Akui Terima Uang untuk Calo Honorer, Seret Pejabat BKPSDM

Ilustrasi.

ADVERTISEMENT

Seorang pegawai BPBD Madina berinisial RS mengaku menerima uang Rp24 juta dengan janji meluluskan tenaga honorer, tetapi berdalih uang tersebut disetorkan ke pejabat dinas lain.

Panyabungan, StartNews – Seorang pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mandailing Natal (BPBD Madina) berinisial RS mengaku menerima uang Rp24 juta dari seorang warga berinisial SA dengan janji akan meloloskan korban sebagai tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madina.

Pengakuan itu disampaikan oleh RS saat dikonfirmasi awak media pada Kamis (17/4/2026) terkait dugaan penipuan perekrutan pegawai yang menjerat namanya.

RS yang berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu tersebut menyatakan penerimaan uang tersebut dilakukan atas dasar sukarela tanpa ada tekanan dari pihak manapun.

Dia berkilah dana puluhan juta rupiah itu tidak dinikmatinya sendiri, melainkan diserahkan kepada pihak lain yang melibatkan mantan Kepala Bidang Mutasi pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta seorang kepala dinas aktif di Madina.

“Ya, tapi tidak ada unsur paksaan,” ujar RS saat memberikan klarifikasi mengenai transaksi uang tersebut, seperti dilansir baswaratime.com.

Menurut penjelasan RS, kejadian ini bermula pada tahun 2024 ketika dia diminta mantan Kabid Mutasi BKPSDM tersebut untuk mencari orang yang berminat menjadi tenaga honorer. RS mengklaim korban SA sempat ikut saat penyerahan uang dan berkomunikasi langsung dengan oknum pejabat yang dimaksud.

Namun, hingga saat ini korban tidak kunjung mendapatkan panggilan kerja maupun pengembalian uang sebagaimana yang dijanjikan sebelumnya.

“Kebetulan mereka datang ke saya, saya kasih uang itu, dan dia (korban) ikut mengantar uang itu, dia juga sudah bicara dengan orangnya. Tidak usah saya sebut namanya, orangnya sudah keluar dari BKD,” ungkap RS.

Bahkan, RS juga mengaku menjadi korban kerugian material dalam pusaran kasus ini, tetapi memilih tidak membesar-besarkannya ke publik. Dia merasa malu dengan mencuatnya kasus ini ke permukaan dan berharap ada ruang kompromi antara dia, korban, serta pihak pejabat yang menerima uang tersebut.

Dia mengaku heran mengapa korban memilih untuk menempuh jalur publikasi sementara dia sendiri mengklaim memiliki kerugian serupa terhadap oknum pejabat tersebut.

“Aku pun, uangku berapa sama dia untuk mendapatkan pegawai ini, tapi saya diam saja dan tidak ribut seperti ini,” tambah RS.

Di sisi lain, pernyataan RS ini berbanding terbalik dengan upaya yang dilakukan korban SA. Sebelum kasus ini mencuat, SA mengaku sudah berulang kali mencoba membangun komunikasi dan bertemu dengan RS untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

Alih-alih mendapatkan solusi, RS justru menghindar dan memblokir kontak WhatsApp korban, sehingga komunikasi terputus total.

Kasus dugaan percaloan ini menambah daftar hitam rekam jejak RS di lingkungan Pemkab Madina. Berdasarkan informasi yang dihimpun, RS sebelumnya pernah terjerat kasus serupa sekitar satu tahun lalu dan terpaksa mengembalikan uang titipan karena gagal memasukkan korbannya sebagai tenaga honorer.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak BKPSDM maupun Inspektorat Madina terkait keterlibatan pejabat aktif dalam skandal perekrutan honorer tersebut.

Reporter: Rls

Tags: BPBD MadinaCalo HonorerPegawaiPejabat BKPSDMTerima Uang
ShareTweet
Next Post
Mobil Travel Terjun ke Jurang di Kawasan Lembah Anai, Tujuh Orang Terluka

Mobil Travel Terjun ke Jurang di Kawasan Lembah Anai, Tujuh Orang Terluka

Discussion about this post

Recommended

Mas Menteri Visitasi Desa Wisata di Sumatera Barat

Mas Menteri Visitasi Desa Wisata di Sumatera Barat

3 tahun ago
WWF dan MoNa Kelana Kampanye Konservasi Lewat Pendakian dan Aksi Nyata

WWF dan MoNa Kelana Kampanye Konservasi Lewat Pendakian dan Aksi Nyata

11 bulan ago

Popular News

  • Pegawai BPBD Madina Akui Terima Uang untuk Calo Honorer, Seret Pejabat BKPSDM

    Pegawai BPBD Madina Akui Terima Uang untuk Calo Honorer, Seret Pejabat BKPSDM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Protes Jalan Rusak di Pantai Barat Viral, Netizen Pertanyakan Aliran Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Nama-nama Petugas Haji Kloter 6 Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPW PKB Sumut Usulkan 130 Nama Calon Ketua DPC ke Pusat, Madina Kirim Enam Kandidat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025